| NIM | B1J013118 |
| Namamhs | ANI SEPTIANI |
| Judul Artikel | PERKEMBANGAN ORGAN DIGESTI EMBRIO DAN LARVA IKAN NILEM (Osteochilus vittatus) DALAM MEDIUM YANG MENGANDUNG POTASSIUM DICHROMATE
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem dalam medium yang mengandung potassium dichromate dan untuk mengetahui batas aman konsentrasi potassium dichromate untuk perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem. Hasil penelitian menunjukkan embrio ikan nilem mulai membentuk endoderma solid rod pada tahapan organogenesis. Perkembangan organ digesti terlihat jelas pada larva. Larva umur 1 hari memiliki intestin berlumen dengan sel berbentuk kuboid. Struktur penyusun hepar teridentifikasi pada larva umur 2 hari, sel intestin telah berdiferensiasi menjadi berbentuk kolumnar. Larva umur 3 hari memperlihatkan pembentukan vili intestin di bagian anterior intestin serta beberapa di bagian median dan posterior. Jumlah dan tinggi vili intestin bertambah pada larva umur 4 hari, disertai dengan perkembangan lamina propria. Hasil analisis statistik menunjukkan potassium dichromate pada konsentrasi 80 ppm memperlambat perkembangan embrio, laju penyerapan yolk pada larva ikan, serta pertumbuhan larva ikan yang diindikasikan dengan panjang standar larva ikan yang lebih pendek dibandingkan dengan larva kontrol. Potassium dichromate tidak secara signifikan berpengaruh terhadap inisiasi digestive tube coiling, diameter intestin, jumlah dan tinggi vili intestin pada larva normal namun pada larva abnormal terlihat keterlambatan perkembangan organ digesti. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pemberian potassium dichromate memperlambat perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem (O. vittatus). Potassium dichromate pada konsentrasi 20-80 ppm tidak mempengaruhi struktur organ digesti larva ikan nilem namun konsentrasi 80 ppm mempengaruhi fungsi organ tersebut. Batas aman konsentrasi potassium dichromate untuk perkembangan organ digesti embrio dan larva ikan nilem (O.vittatus) adalah 60 ppm.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The aims of this research were to evaluate the development of digest organs in bonylip barb embryos and larvae kept in the medium containing potassium dichromate and to determine the concentration of potassium dichromate suitable for normal development of the digest organs. The research results showed that the embryo has formed the endoderma solid rod at organogenesis stage. On Larva 0 dpf (hatching day), the intestininal tube has developed a small lumen lined with cuboidal cells. On 2 dpf larvae, hepatic tissue was identified and the cells lining the intestinal tube has transformed into the columnar cells. On 3 dpf larvae, the intestinal villi was identified in the anterior part and in several area of median and posterior intestine. The number and height of intestinal villi increased in 4 dpf larvae, lamina propria was identifiable at this age. The statistical analysis showed that potassium dichromate at consentration 80 ppm significantly slowed the embryonic development, the rate of yolk absorption in fish larvae, and larval growth. Potassium dichromate did not significantly affect the initiation of digestive tube coiling, intestinal diameter, number and height of villi intestin in normal larvae but it coused delay in development of digestion organ in abnormal larvae. Based on the results it was concluded that potassium dichromate slowed the development of digestive organs of bonylip barb (O.vittatus) embryo and larvae. The safe limit of potassium dichromate concentration for normal digestive organs development in the bonylip barb embryo and larvae is 60 ppm.
|
| Kata kunci | embrio dan larva, ikan nilem, potassium dichromate, organ digesti. |
| Pembimbing 1 | Dra. G. E. Wijayanti, M.Rep.Sc.,Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Drs. Sugiharto, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2018-05-28 12:32:39.173316 |
|---|