Artikel Ilmiah : A1L014015 a.n. INTAN DWI PERMATASARI

Kembali Update Delete

NIMA1L014015
NamamhsINTAN DWI PERMATASARI
Judul ArtikelKAJIAN BUDIDAYA DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr.) PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT DI KABUPATEN PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ketinggian tempat terhadap produktivitas tanaman durian, mengevaluasi pengaruh budidaya terhadap produktivitas tanaman durian, dan mengkaji hubungan ketinggian tempat dengan budidaya terhadap produktivitas tanaman durian di Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survai dengan teknik purposive random sampling. Sampel dipilih atas dasar ketinggian tempat yang dibedakan menjadi 0-200, 201-400 dan >400 m dpl. Setiap ketinggian tempat diambil masing-masing 20 sampel tanaman yang dipupuk dan tidak dipupuk. Variabel yang diamati berupa kesuburan tanaman, pH tanah, suhu, lingkar batang dan jumlah buah. Data kualitatif diamati secara deskriptif sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan analisis ragam pola tersarang dan dilanjutkan dengan Uji BNT 5%. Hasil penelitian menunjukkan ketinggian tempat 0-200 m dpl merupakan ketinggian optimal untuk tanaman durian dengan jumlah buah 68,55 butir. Budidaya berpengaruh nyata terhadap produktivitas tanaman. Tanaman durian yang dipupuk menghasilkan jumlah buah lebih tinggi (100,10 butir) daripada yang tidak dipupuk (70,00 butir). Tidak terdapat interaksi antara ketinggian tempat dengan budidaya terhadap produktivitas durian di Kabupaten Pekalongan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to examines the effect of elevation toward productivity of durian plants, evaluate the effect of cultivation toward productivity durian plants, and examine relation between elevation and cultivation towards productivity of durian plants in Pekalongan. This study was conducted using survey method with purposive random sampling design. Selection sample based on elevation which is distinguished into 0 – 200, 201 – 400, >400 asl. Every elevation is taken each 20 sample plants be fertilized and not be fertilized. The observed variables such as fertility of crops, soil pH, temperature, the girth and the number of fruits. Qualitiative data observed by descriptive while quantitatif data observed by nested design and continued by LSD Test at 5% level significant. This study showed that 0 – 200 asl is the optimal height for the number of fruit durian with 68.55 grains. Cultivation provides a real effect on the productivity of durian plants. Durian fertilized plants produce a higher amount of fruit (100.10 grains) than those not fertilized (70.00 grains). There is no interaction between the elevation and the cultivation of the durian productivity in Pekalongan.
Kata kunciTanaman durian, budidaya, ketinggian tempat, produktivitas
Pembimbing 1Ir. GH. Sumartono, M. S., M. Si.
Pembimbing 2Ir. Bambang Siswo Susilo, M. P
Pembimbing 3-
Tahun2018
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2018-05-25 14:12:10.339213
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.