| NIM | D1E014032 |
| Namamhs | TRI SETIO UTAMI |
| Judul Artikel | SUPLEMENTASI AMPAS TEH TERFERMENTASI PADA RANSUM TERHADAP BOBOT AKHIR DAN PERSENTASE KARKAS PADA PUYUH JANTAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas teh terfermentasi sEM4 dalam ransum puyuh jantan terhadap bobot akhir dan persentase karkas. Materi yang digunakan yaitu puyuh jantan (Coturnix coturnix japonica) umur empat minggu sebanyak 100 ekor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji adalah T0 (pakan basal), T1 (pakan basal + 2% ampas teh serbuk fermentasi), T2 (pakan basal + 2% ampas teh butiran fermentasi), dan T3 (pakan basal + 2% ampas teh daun fermentasi). Peubah yang diamati adalah bobot akhir dan persentase karkas. Rataan bobot akhir dari seluruh perlakuan didapatkan 135,69 ± 3,78 gram. Rataanpersentase karkas dari seluruh perlakuan didapatkan 57,68 ± 1,56 %. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa suplementasi ampas teh terfermentasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot akhir tapiberpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah suplementasi ampas teh terfermentasi dalam ransum puyuh jantan meningkatkan bobot akhir puyuh jantan dan menghasilkan persentase karkas yang relatif sama. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aimed to know influence of the dregs of tea fermented EM4 inquail feed of final body weightand carcass percentage. The materials used was male quail (Coturnix coturnix japonica) with four weeks old as many as 100 heads. This research was conducted by in vivo experimental method, by using Completely Ramdomized Design (CRD). The treatments were T0 (quail feed), T1 (quail feed + 2% powder shape of tea dregs fermented), T2 (quail feed + 2% granula shape of tea dregs fermented) and T3 (quail feed + 2% leafs shape of tea dregs fermented). Variables were observed final weight and carcass percentage. The average values of final weight was 135,69 ± 3,78 gram. The average values ofcarcass percentage was 57,68 ± 1,56 %.The results of variance analysis showed that supplementation of fermented tea waste in male quail diet had significant effect (P<0,01) on final body weight buthad no significant effect (P>0,05) on percentage of carcass weight. The conclusion ofthe research was supplementation of tea dregs fermented on in male quail diet increasedof final body weight of the male quail and produces relatively equal percentage of carcass weight. |
| Kata kunci | Puyuh, Ampas Teh, Bobot Akhir dan Persentase Karkas. |
| Pembimbing 1 | Ir. Ibnu Hari Sulistyawan, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Elly Tugiyanti, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2018-05-21 12:32:42.260379 |
|---|