| NIM | A1L113039 |
| Namamhs | ANDHIKA SAPUTRA |
| Judul Artikel | KAJIAN STATUS UNSUR HARA KALIUM DI LAHAN KERING YANG DIGUNAKAN UNTUK BUDIDAYA CABAI (Capsicum annuum L.) DI KECAMATAN SUMBANG, KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui status unsur hara K dan agihannya (distribusinya) di lahan kering yang digunakan untuk budidaya cabai (Capsicum annuum L.) di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dan (2) menentukan rekomendasi pemupukan K untuk budidaya cabai (Capsicum annuum L.) di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan melalui survei tanah pada lahan kering di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang dilanjutkan dengan analisis tanah di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah purposive random sampling dan pengambilan sampel dilakukan secara komposit. Pembuatan peta Satuan Lahan homogen (SLH) digunakan untuk menentukan lokasi pengamatan. Variabel yang diamati yaitu pH H2O, pH KCl, Daya Hantar Listrik (DHL) dan K-tersedia tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status unsur hara K di lokasi penelitian termasuk kedalam harkat rendah sampai tinggi, yaitu pada SLH 1 harkat rendah, SLH 2 harkat sedang, SLH 3 harkat sedang, SLH 4 harkat sedang dan SLH 5 harkat sangat rendah. Dosis pemupukan yang direkomendasikan untuk meningkatkan K-tersedia tanah di lokasi penelitian, yaitu pada SLH 2, SLH 3 dan SLH 4 tidak perlu pemberian pupuk K, sedangkan pada SLH 1 dan SLH 5 perlu pemberian pupuk K sebanyak 328,96 dan 343,19 kg K2O/ha atau setara dengan 548,27 dan 571,98 kg KCl/ha. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research aims to: (1) know the nutrient status of K and its distribution in dry land used for the cultivation of chili (Capsicum annuum L.) in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency and (2) determine recommendation of K fertilization for chili cultivation (Capsicum annuum L.) in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency. This research was conducted through soil surveys on dry land in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency followed by soil analysis at Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and Agricultural Technology Research Center of Yogyakarta. The method used is purposive random sampling and sampling is done by composite. A homogeneous Land Unit (LU) map was used to determine the location of the observation. The variables observed were pH H2O, pH KCl, Electric Conductivity (EC) and Kavailable of soil. The results showed that the nutrient status of K in the study site was included in low to high values, that is SLH 1 low harkat, SLH 2 medium pruning, SLH 3 medium pruning, SLH 4 medium and SLH 5 very low. The recommended fertilizer dosage to increase K-available soil in the study sites, ie at SLH 2, SLH 3 and SLH 4 did not need K fertilizer, whereas in SLH 1 and SLH 5 need to apply K fertilizer as much as 328.96 and 343.19 kg K2O / ha or equivalent to 548.27 and 571.98 kg KCl / ha. |
| Kata kunci | lahan kering, kalium, k-tersedia, cabai |
| Pembimbing 1 | Ir. Bambang Siswo Susilo, M.P. |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Muhammad Rif'an, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2018-05-17 09:03:52.700505 |
|---|