Artikel Ilmiah : F1G014039 a.n. RIDWAN SETIAWAN

Kembali Update Delete

NIMF1G014039
NamamhsRIDWAN SETIAWAN
Judul ArtikelAnalisis Semantik pada Penamaan Penginapan di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Analisis Semantik pada Penamaan Penginapan di
Kabupaten Banyumas”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk,
makna, referen, dan jenis penamaan yang terdapat pada nama-nama penginapan di
Kabupaten Banyumas. Bentuk penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.
Sumber data pada penelitian ini adalah seluruh nama penginapan yang terdaftar
resmi pada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas.
Metode yang digunakan untuk mengumpulan data adalah metode cakap dan
simak. Metode cakap diwujudkan dengan teknik dasar yaitu tenik pancing,
sedangkan teknik lanjutannya yaitu cakap bertemu muka dan teknik cakap tak
bertemu muka. Pada metode simak diwujudkan dengan teknik dasar yaitu teknik
sadap, sedangkan teknik lanjutannya yaitu teknik simak libat cakap. Penerapan
dari kedua metode tersebut disertai dengan teknik rekam dan teknik catat. Metode
angket atau kuisioner juga digunakan dengan cara menyebar angket atau kuisioner
kepada seluruh penginapan di Kabupaten Banyumas yang menjadi data penelitian.
Analisis data yang dilakukan menggunakan metode padan, dengan teknik pilah
unsur penentu sebagai teknik dasar dan teknik hubung banding membedakan
sebagai teknik lanjutan. Penyajian hasil analisis data pada penelitian ini
menggunakan metode penyajian informal yaitu penyajian dengan penulisan kata-
kata biasa.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data yang digunakan berjumlah
78 (tujuh puluh delapan) nama penginapan di Kabupaten Banyumas. Penggunaan
bahasa yang digunakan pada penamaan penginapan di Kabupaten Banyumas
terdapat (46) menggunakan bahasa Indonesia, (15) menggunakan bahasa
Sansekerta dan daerah, dan (17) menggunakan bahasa asing. Bentuk penamaan
pada penginapan di Kabupaten Banyumas terdapat tujuh bentuk penamaan, yaitu
(25) kata tunggal, (2) kata kompleks, (13) kata majemuk, (8) frasa endosentrik
koordinatif, (19) frasa endosentrik atributif, (2) frasa endosentrik abreviasi, (2)
singkatan, dan (7) akronim. Makna dan referen pada penamaan penginapan di
Kabupaten Banyumas meliputi makna leksikal yang diperoleh melalui kamus dan
makna referensial atau nonreferensial yang diperoleh berdasarkan keterangan
pihak penginapan, dan referen atau acuan penamaan penginapan diperoleh melalui
keterangan pihak penginapan. Terdapat lima jenis penamaan yang digunakan pada
penginapan di Kabupaten Banyumas, yaitu (26) berdasarkan penyebutan sifat
khas, (10) berdasarkan tempat asal, (29) berdasarkan keserupaan, (6) pemendekan,
dan (7) berdasarkan penemu dan pembuat.

Kata kunci: semantik, bentuk satuan bahasa, penamaan, penginapan
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled "Analisis Semantik pada Penamaan Penginapan di
Kabupaten Banyumas". This study is aimed to describe the form, meaning,
referent, and types of name which are contained in the names of lodging in
Banyumas Regency. The form of this research is qualitative descriptive. Sources
of data in this research are all the names of lodges that are registered officially in
the Department of Youth, Sports, and Tourism of Banyumas Regency. The data
collection methods are conversation and observation method. The basic technique
of conversation method is fished method, while the continued techniques are face-
to-face conversation and not face-to-face conversation. The observation method is
manifested with the basic technique which is tap technique, while continued tap
technique are the techniques of conversation observation. The application of both
the methods is accompanied by record and note techniques. Questionnaire
method is also used by spreading questionnaires to all lodges in Banyumas
Regency which become data of the research. The data analysis is done by using
the method of padan, with the technique of decisive the determinant element as the
basic technique and technique of comparing difference as the continued
technique. The result of the data analysis uses the informal method which is
presenting by the writing of ordinary words.
The result of this research indicates that the data are 78 (seventy eight)
lodging names in Banyumas Regency. The language use in naming lodging in
Banyumas Regency is (46) using Indonesian, (15) using Sanskrit and local, and
(17) using foreign language. There are seven forms of naming, namely (25) single
words, (2) complex words, (13) compound words, (8) coordinate endocentric
phrases, (19) attributive endocentric phrases, (2) endocentric phrases
abbreviation, (2) abbreviations, and (7) acronyms. The meanings and references
on the naming of lodging in Banyumas Regency include lexical meanings which
are obtained through dictionaries and referential or non-referential meanings
based on the description by the lodging staff, and the reference of the lodging is
obtained from the lodging staff’s statement. There are five types of naming that is
used in lodging in Banyumas Regency, namely (26) based on the mention of
distinctive properties, (10) based on origin, (29) based on similarity, (6)
shortening, and (7) based on inventor and maker.

Keywords: semantics, language unit form, naming, lodging
Kata kuncisemantik, bentuk satuan bahasa, penamaan, penginapan
Pembimbing 1Farida Nur yanti Ningsih, S.S., M. Hum.
Pembimbing 2Erwita Nurdiyanto, S.S., M.A.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2018-05-16 10:45:15.400835
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.