Artikel Ilmiah : E1A013226 a.n. HAMMAMTIO

Kembali Update Delete

NIME1A013226
NamamhsHAMMAMTIO
Judul ArtikelTALAK RAJ’I
(Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Bogor No.860/Pdt.G/2016/PA.Bgr)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Putusan Pengadilan Agama Bogor Nomor 860/Pdt.G/2016/PA.Bgr. memutus talak raj’i yang disebabkan karena perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat sulit untuk diatasi, sehingga tidak dapat dirukunkan kembali. Hal ini termasuk sebagai alasan perceraian berdasarkan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam.
Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana pertimbangan hukum Hakim dalam memutus Talak Raj’i pada Putusan Pengadilan Agama Bogor Nomor 0860/Pdt.G/2016/PA.Bgr. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, pengumpulan data studi kepustakaan dengan inventarisasi data, analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam putusannya hanya mendasarkan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 dan Pasal 116 huruf (f) KHI. Sebaiknya Hakim memperhatikan Pasal 33 Undang-undang Perkawinan dan Pasal 3 KHI.
Abtrak (Bhs. Inggris)Decision of Bogor Religious Court No. 860 / Pdt.G / 2016 / PA.Bgr. cutting off raj'i talak caused by disagreements and quarrels between Plaintiff and Defendant is difficult to overcome, so that it can not be reconciled. This includes the reasons for divorce under Article 19 letter (f) of Government Regulation Number 9 Year 1975 jo Article 116 letter (f) Compilation of Islamic Law.
The problem in this research is how the judge's judgment in deciding Talak Raj'i on Bogor Religious Court Decision Number 0860 / Pdt.G / 2016 / PA.Bgr. This research uses normative juridical approach method, prescriptive analytical research specification, library research data collection with data inventory, normative qualitative data analysis.
The results of the research and discussion show that the judge's legal considerations in its decision only base on Article 39 paragraph (2) of Law Number 1 Year 1974 jo Article 19 letter (f) Government Regulation Number 9 year 1975 and Article 116 letter (f) KHI. The Judge should consider Article 33 of the Marriage Law and Article 3 of KHI.
Kata kunciperceraian, talak raj’i.
Pembimbing 1Haedah Faradz, S.H., M.H.
Pembimbing 2Rochati, S.H., M.Hum.
Pembimbing 3Sarsiti, S.H., M.H.
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-05-14 08:17:38.755493
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.