Artikel Ilmiah : A1H013009 a.n. AGUNG PRISTIANTOKO

Kembali Update Delete

NIMA1H013009
NamamhsAGUNG PRISTIANTOKO
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR TERHADAP PROSES PEMADATAN TANAH PADA LAHAN KERING: KONDUKTIVITAS HIDROLIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pemadatan tanah merupakan hal yang dihindari dalam pertanian karena mengurangi aerasi, kapasitas air tanah dan menghambat pertumbuhan akar tanaman. Potensinya meningkat dengan bertambahnya penggunaan alat dan mesin pertanian seperti di Kabupaten Banjarnegara. Penggunaan biochar sebagai zat pembenah tanah dipercaya dapat mengurangi pemadatan pada lahan pertanian. Namun, kajian tentang pengaruh pemberian biochar terhadap porositas tanah sebagai salah satu indikator pemadatan tanah di lokasi tersebut sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar terhadap total porositas dan konduktivitas hidrolik pada pemadatan tanah. Penelitian ini dilakukan pada lahan kering di Kecamatan Purwonegoro dengan jenis tanah Latosol. Perlakuan yang digunakan berupa biochar pada dosis 0, 1, 3 dan 5 ton/ha dengan lintasan traktor yang sama (5 kali). Sampel tanah tidak terganggu diambil menggunakan ring sampler 100 cm3 dengan 3 kali ulangan pada kedalaman 0-10, 10-20 dan 20-30 cm setiap bulan selama 3 bulan pengamatan dan kemudian diukur di laboratorium untuk mendapatkan total porositas (ϕ) secara gravimetri dan konduktivitas hidrolik (Ks) secara falling head. Data dianalisis secara statistik menggunakan Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan dosis biochar berpengaruh nyata terhadap nilai rerata ϕ dan Ks terutama pada dosis biochar 5 ton/ha. Namun, lama waktu (bulan) tidak berpengaruh nyata terhadap nilai ϕ dan Ks.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soil compaction is avoided in agriculture because it reduces aeration, water capacity and inhibits root plant growth. The potential increases with increasing use of tools and machinery such as in Banjarnegara District. The use of biochar as soil enhancer is believed to reduce compaction. However, studies of the effect of biochar on soil porosity as one indicator of compaction in the site are very limited. This study aims to determine the effect of biochar administration on porosity and hydraulic conductivity. This research was conducted on dry land in Kecamatan Purwonegoro with Latosol soil type. The treatments used were biochar at doses of 0, 1, 3 and 5 ton/ha with the same tractor trajectory (5 times). Undisturbed soil samples were taken using a 100 cm3 sampler ring with 3 replications at 0-10, 10-20 and 20-30 cm depths every month for 3 months of observation and measured in the laboratory to obtain the porosity (ϕ) gravimetrically and hydraulic conductivity (Ks) by falling head. Data were analyzed statistically using Anova. The results showed that the difference of biochar dose significantly affected the values of ϕ and Ks, especially at 5 tons/ha. However, the duration (months) has no significant effect on ϕ and Ks.
Kata kunciBiochar, Konduktivitas Hidrolik, Pemadatan tanah, Porositas
Pembimbing 1Purwoko Hari Kuncoro, S.TP., M.Agr., Ph.D.
Pembimbing 2Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-05-11 07:36:24.902461
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.