| NIM | D1E014265 |
| Namamhs | TEDY AGUS PERMANA |
| Judul Artikel | PENGGUNAAN FERMEHERBAFIT ENKAPSULASI DALAM PAKAN TERHADAP JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) DAN Escherichia coli PADA USUS AYAM BROILER |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek penggunaan fermeherbafit enkapsulasi terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) dan bakteri Escherichia coli pada usus ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah 80 ekor DOC ayam broiler MB-202 platinum yang dipelihara sampai umur 35 hari. Percobaan dilakukan dengan metode eksperimental in vivo dan rancangan menggunkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor ayam. Perlakuan terdiri dari R0 = pakan basal/kontrol; R1 = penggunaan 1,5% fermeherbafit nonenkapsulasi, R2 = penggunaan 1,5% fermeherbafit enkapsulasi, R3 = penggunaan 3,0% fermeherbafit enkapsulasi, dan R4 = penggunaan 4,5% fermeherbafit enkapsulasi dalam pakan. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan fermeherbafit enkapsulasi dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah bakteri asam laktat (BAL) dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah bakteri Escherichia coli pada usus ayam broiler. Uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada jumlah bakteri asam laktat menunjukkan bahwa perlakuan R0 tidak berbeda nyata dengan R1 dan R2 namun berbeda nyata dengan perlakuan R3 dan R4. Kesimpulan dari penelitian bahwa penggunaan fermeherbafit enkapsulasi mempengaruhi jumlah bakteri asam laktat, tetapi tidak mempengaruhi jumlah bakteri Escherichia coli pada usus ayam broiler. Penggunaan fermeherbafit enkapsulasi terbaik pada level 3% menunjukkan dapat meningkatkan jumlah bakteri asam laktat dan cenderung menurunkan bakteri Escherichia coli. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aimed to assess encapsulated fermeherbafit effect on the number of lactic acid bacteria (LAB) and Escherichia coli in the intestine of broilers. The research material used was 80 DOC of broiler chicken MB-202 platinum were maintained until the age of 35 days. The experiments were performed experimental methods in vivo and designed using the completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replication with each replication consisted of 4 chickens. The treatment consisted of R0 = feed basal / control; R1 = 1.5% non-encapsulated fermeherbafit, R2 = 1.5% encapsulated fermeherbafit, R3 = 3.0% encapsulated fermeherbafit, and R4 = 4.5% encapsulated fermeherbafit in feed. Results of analysis of variance showed that the used of encapsulation in feed fermeherbafit significant (P <0.05) to the number of lactic acid bacteria (LAB) and was not significant (P> 0.05) to the number of bacteria Escherichia coli in the intestine of broilers. Further tested with Honestly Significant Difference (HSD) in the number of lactic acid bacteria showed that the treatment R0 was not significantly different with R1 and R2 but significantly different from the treatment of R3 and R4. The conclusion of fermeherbafit encapsulation used was significant to the number of lactic acid bacteria and did not significant to the amount of Escherichia coli bacteria. Fermeherbafit encapsulation used at level 3% could increase the number of lactic acid bacteria and tend to decrease the amount of Escherichia coli bacteria. |
| Kata kunci | Ayam broiler, fermeherbafit, enkapsulasi, bakteri asam laktat, bakteri Escherichia coli. |
| Pembimbing 1 | Prof.Dr. Ir. Ning Iriyanti, MP |
| Pembimbing 2 | Titin Widiyastuti, S.Pt., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2018-05-10 21:53:12.575235 |
|---|