Artikel Ilmiah : F1G014026 a.n. DEDE DWIYANTI

Kembali Update Delete

NIMF1G014026
NamamhsDEDE DWIYANTI
Judul ArtikelInterferensi Morfologi Dan Sintaksis Bahasa Jawa Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Komunikasi Antara Petugas Dengan Konsumen Di Kantor Pos Cabang Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Interferensi Morfologi Dan Sintaksis Bahasa Jawa Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Komunikasi Antara Petugas Dengan Konsumen Di Kantor Pos Cabang Purwokerto”. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sosiolunguistik, khususnya pada kajian interferensi. Interferensi yang dijadikan sebagai landasan teori adalah interferensi morfologi dan interferensi sintaksis. Bentuk penelitian ini adalah desktriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan bentuk interferensi morfologi dan sintaksis bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia, serta faktor yang melatarbelakangi terjadinya interferensi tersebut. Dalam pengumpulan data digunakan metode simak yang diwujudkan dengan teknik dasar yaitu teknik sadap, dan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, serta teknik catat. Pada tahap analisis data digunakan metode padan intralingual yang diwujudkan melalui teknik hubung banding membedakan. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini bersifat formal dan informal, formal yaitu dengan menggunakan simbol-simbol, sedangkan informal yaitu dengan menggunakan kata-kata biasa.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal. Pertama, ditemukan beberapa bentuk interferensi morfologi dan sintaksis bahasa Jawa ke dalam bahasa Indonesia. Bentuk interferensi morfologi antara lain (1) interferensi pemakaian afiks {N-} alomorf {ŋ-}, dan {m-} bahasa Jawa, (2) interferensi pemakaian afiks {-e} alomorf {-e} dan {-ne} bahasa Jawa, (3) interferensi pemakaian kata dalam bahasa Jawa, (4) interferensi pemakaian kata majemuk dalam bahasa Jawa, (5) interferensi pemakaian kata ganti berupa kata ganti orang pertama tunggal, orang kedua tunggal, (6) interferensi pemakaian reduplikasi dalam bahasa Jawa, dan (7) interferensi pemakaian interjeksi berupa e, dan lha dalam bahasa Jawa. Bentuk interferensi sintaksis antara lain (1) pemakaian frasa dalam bahasa Jawa, (2) pemakaian kalimat dalam bahasa Jawa. Kedua, faktor yang melatarbelakangi terjadinya interferensi antara lain (1) latar belakang sosial penutur berasal dari budaya Jawa (2) kebiasaan penutur menggunakan bahasa daerah (bahasa Jawa) sebagai bahasa pertama, (3) untuk menghaluskan makna, dan (4) rendahnya penguasaan bahasa kedua atau bahasa Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled "Interferensi Morfologi Dan Sintaksis Bahasa Jawa Ke Dalam Bahasa Indonesia Pada Komunikasi Antara Petugas Dengan Konsumen Di Kantor Pos Cabang Purwokerto". The theoretical background that used in this research is sociolinguistic, especially on interference study. The interference used as the theoretical background is morphological interference and syntactic interference. The form of this research is descriptive qualitative, that is describing the form of interference of morphology and syntax of Javanese language into Indonesian language, as well as the factors behind the occurrence of such interference. In the data collection using observation method with uninvolved conversation observation technique and writing technique embodied with the basic techniques of tapping techniques and advanced techniques that are participatory techniques, recording techniques, and noting techniques. At the stage of data analysis, the matching method of intralingual which is realized through differentiation technique of appeal. The presentation of data analysis result in this research is formal and informal, formal that is by using symbols, whereas informal that is by using ordinary words.
Based on data analysis that has been done, it can be concluded several things. First, it found some form of morphological interference and syntax of Java language into Indonesian language. The morphological interference forms includes (1) interference in the affix use {N-} allomorph {ŋ-} and {m-} Javanese language, (2) interference of affix use {-e} allomorph {-e} and {-ne} Javanese language, (3) interference in the use of the word in Javanese, (4) interference in the use of compound words in Javanese, (5) interference usage of pronouns in the first person singular pronoun, second person singular, (6) interference in the use of reduplication in Javanese language, and (7) interference of the use of interjections in the form of e and lha in Javanese language. Syntactic interference forms include (1) the use of phrases in Javanese, (2) the use of sentences in Javanese language. Second, the factors behind the occurrence of interference include (1) the speakers 'social background is derived from Javanese culture (2) speakers' habit of using the local language (Javanese) as the first language, (3) to smooth the meaning, and (4) the lack of language mastery second or Indonesian language.

Kata kunciSosiolinguistik, interferensi morfologi, interferensi sintaksis, bahasa Jawa.
Pembimbing 1Farida Nuryantiningsih, S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Gita Anggria Resticka, S.S., M.A.
Pembimbing 3Drs. Bambang Lelono, M.Hum.
Tahun2018
Jumlah Halaman165
Tgl. Entri2018-04-24 20:54:25.841138
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.