Artikel Ilmiah : G1G013067 a.n. MAYESA FARAH ULAYYA
| NIM | G1G013067 |
|---|---|
| Namamhs | MAYESA FARAH ULAYYA |
| Judul Artikel | GAMBARAN SMILE ARCH, BUCCAL CORRIDOR, DAN GINGIVAL DISPLAY PADA SUKU JAWA BANYUMAS USIA 14-16 TAHUN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Analisis senyum merupakan bagian penting dalam evaluasi estetika wajah. Evaluasi karakter senyum dibutuhkan untuk mendapatkan hasil perawatan yang baik, sehingga penting untuk mengetahui gambaran komponen senyum yang normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran komponen senyum berupa smile arch, buccal corridor, dan gingival display pada suku Jawa Banyumas usia 14-16 tahun dan mengetahui perbedaan komponen senyum antara laki-laki dan perempuan. Perekaman video dilakukan pada 25 subjek penelitian saat senyum pose, kemudian dipilih satu gambar yang menunjukkan tampilan senyum paling lebar. Smile arch, buccal corridor, dan gingival display diukur, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Independent t-test untuk mengetahui perbedaan komponen senyum antara laki-laki dan perempuan. Rerata smile arch yang didapatkan yaitu 1,89 mm (laki-laki: 1,71 mm; perempuan: 2 mm), buccal corridor 11,02% (laki-laki: 11,68%; perempuan: 10.41%), dan gingival display 1,42 mm menutupi insisivus (laki-laki: 1,43 mm; perempuan: 1,41 mm). Tidak terdapat perbedaan smile arch dan gingival display yang signifikan antara laki-laki dan perempuan namun terdapat perbedaan buccal corridor yang signifikan antara laki-laki dan perempuan. Simpulan penelitian ini adalah suku Jawa Banyumas usia 14-16 tahun cenderung menampilkan consonant smile arch dan non gummy smile, sementara perempuan menampilkan buccal corridor yang lebih sempit daripada laki-laki. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Smile analysis is an important part of facial esthetic evaluation. Evaluation of smile characteristics is a necessary procedure to achieve an ideal smile, which in turn makes it necessary to recognize the smile components. The purposes of this study were to define smile arch, buccal corridor, and gingival display of Banyumas ethnic in 14-16 year-old adolescents. Also, compare smile components according to gender. Video equipment was used to capture images of 25 subjects. One frame representing the widest smile were selected. Smile arch, buccal corridor, and gingival display measured, then analyzed by using Independent t-test to compare distributions of smile components between boy and girl. The average smile arch 1,89 mm higher at canines (boy: 1,71 mm; girl: 2 mm), 11% buccal corridor (boy: 11,68%%; girl: 10.41%), and 1,42 mm incisor coverage gingival display (boy: 1,43 mm; girl: 1,41 mm). There was no significant difference in distributions of the smile arch and gingival display between boys and girls. However there was significant difference in distributions of buccal corridor between boys and girls. Banyumas ethnic showed on consonant smile arch and non gummy smile, while girls display less buccal corridor than boys. |
| Kata kunci | smile arch, buccal corridor, gingival display, Banyumas |
| Pembimbing 1 | drg. Rinawati Satrio, M.Si |
| Pembimbing 2 | drg. Fani Tuti Handayani, M.Med.Ed |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2018-04-18 11:47:46.780271 |