Artikel Ilmiah : F1A012024 a.n. YUNI ANISAHTUL MA'ASUMAH
| NIM | F1A012024 |
|---|---|
| Namamhs | YUNI ANISAHTUL MA'ASUMAH |
| Judul Artikel | Penyesuaian Kembali (Readjusment) Perempuan Terhadap Fungsi Keluarga Pasca Cerai Gugat Di Kabupaten Purbalingga |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul Penyesuaian Kembali (Readjusment) Perempuan Terhadap Fungsi Keluarga Pasca Cerai Gugat Di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penyesuaian kembali perempuan terhadap fungsi keluarga pasca cerai gugat di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sasaran utamanya adalah perempuan pelaku cerai gugat dan sasaran pendukungnya adalah pegawai Pengadilan Agama Purbalingga. Teknik penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perkawinan merupakan ikatan suci antara seorang lelaki dan seorang perempuan yang saling mencintai yang di sahkan melalui jalan pernikahan dan direstui oleh orang tua. Kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan harmonis, kerikil-kerikil kecil muncul sebagai tanda adanya permasalah dalam perkawinan yang bisa memicu konflik untuk bercerai. Ketika perceraian sudah menjadi pilihan untuk menyelesaikan permasalahan maka akan berdampak pada pergeseran fungsi keluarga. Penyesuaian diperlukan oleh sebuah rumah tangga yang bercerai, beberapa hal yang memerlukan penyesuaian kembali ketika seseorang wanita menggugat cerai yaitu (1) penghentian kepuasan seksual, (2) berkurangnya kasih sayang atau rasa aman, (3) hilangnya model peran dewasa untuk diikuti oleh anak-anak, (4) penambahan dalam persoalan ekonomi, (5) pendidikan anak menjadi terganggu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT This research entitled Women's Readjusment on Family Function Post-Divorce Sues In Purbalingga District. This study aims to find out how to re-adjust women to the function of post-cerai family in Purbalingga regency. This research uses descriptive qualitative research method. The main target is women who are divorced and their supporting targets are employees of the Religious Courts of Purbalingga. Informant determination technique is done by purposive sampling. Data collection methods used were interviews and observation. Data analysis uses interactive analysis which includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. Marriage is a sacred bond between a man and a loving woman who is passed through the marriage way and sanctioned by the parents. Household life does not always run harmoniously, small pebbles emerge as a sign of marital problems that can trigger conflict for divorce. When divorce has become an option to solve the problem it will have an impact on family function shift. Adjustment is required by a divorced household, some things that need to be re-adjusted when a woman sues for divorce are (1) discontinuance of sexual gratification, (2) lack of affection or security, (3) loss of adult role model to be followed by children. children, (4) additions to economic problems, (5) education of children to be disturbed. |
| Kata kunci | Kata Kunci : Keluarga, Cerai Gugat, Perempuan, Penyesuaian Kembali |
| Pembimbing 1 | Drs. Tri Sugiarto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Ratna Dewi S.Sos, MA |
| Pembimbing 3 | Dr. Rili Windiasih, M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2018-03-25 15:13:01.666206 |