Artikel Ilmiah : G1A014119 a.n. BELLA JOVITA DARMAYAN

Kembali Update Delete

NIMG1A014119
NamamhsBELLA JOVITA DARMAYAN
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA USIA, JENIS KELAMIN, DAN TOPOGRAFI DENGAN GRADING HISTOLOGI ASTROSITOMA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PADA TAHUN 2007 SAMPAI TAHUN 2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Glioma yang paling umum terjadi di Indonesia adalah astrositoma.  Selain paling umum, angka mortalitas dan rekurensi astrositoma termasuk tinggi.  Banyaknya kasus astrositoma di Indonesia tidak diimbangi dengan besar jumlah penelitian dikarenakan penelitian yang dilakukan lebih banyak mengamati kanker otak secara umum dan tidak berdasarkan diagnosis maupun grading tertentu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin, dan topografi dengan grading histologi astrositoma di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada tahun 2007 sampai tahun 2016. Desain Penelitian: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 148 pasien diambil menjadi subjek penelitian setelah melalui proses total sampling. Subjek penelitian diambil berdasarkan data rekam medik yang lengkap disertai dengan tersedianya preparat jaringan kemudian dilakukan tabulasi data. Hasil: Data hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi terbanyak pada kelompok low grade, usia 40 sampai 60 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan topografi supratentorial. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin dan topografi dengan grading histologi astrositoma di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo pada tahun 2007 sampai tahun 2016.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: The most common glioma in Indonesia is astrocytoma. Furthermore, mortality and recurrence rates of astrocytoma are remain high. The number of cases in astrocytoma is not equal with research studies. This was due to researches are more concern with general brain cancer and not specific with certain diagnosis and grading. Objective: This study aims to understand the correlation between age, sex, and tumour topography with the histology grading of astrocytoma in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo between 2007 and 2016. Design: This cross-sectional study included 148 subjects chosen using total sampling method. Subjects’ medical records were tabulated. Incomplete data from subjects’ medical records and slide tissue biopsy were excluded. Result: Result from this study showed categories with the highest frequencies were low grade, 40 to 60 years old, men, and supratentorial. Conclusion: There was no correlation found between age, sex, and tumour topography with the histology grading of astrocytoma in RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo between 2007 and 2016.
Kata kunciAstrositoma, Astrositoma grade I, Astrositoma grade II, Astrositoma grade III, glioblastoma multiforme, GBM.
Pembimbing 1Dody Novrial
Pembimbing 2Agus Budi Setiawan
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-02-23 02:08:49.521159
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.