Artikel Ilmiah : F1D013038 a.n. FAJAR ASSIDIQ

Kembali Update Delete

NIMF1D013038
NamamhsFAJAR ASSIDIQ
Judul ArtikelKOMUNITAS ARAB DAN PENYEBARAN SALAFISME
Analisis Ekonomi Politik Peran Keluarga Bawaazier di Kota Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran, dan pengaruh jaringan bisnis dan politik keluarga Bawazier dalam perkembangan Salafisme di Kota Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis-deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Karena sasaran utama dalam penelitian ini adalah jaringan bisnis keluarga Bawazier serta jamaah Salafi, maka teknik analisis interaktif ini digunakan untuk memahami hubungan antar keduanya yang saling melekat, berperan, dan mempengaruhi satu sama lain secara komprehensif, yang membentuk pada jaringan, peran, dan pengaruh keluarga Bawazier dalam perkembangan Salafisme di Kota Cilacap.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa jaringan bisnis dan politik komunitas bisnis Arab keluarga Bawazier di Kota Cilacap terbentuk berkat ikatan kekeluargaan. Sebagai usaha memperbesar jaringan bisnis dan politiknya, keluarga Bawazier melakukan asimilasi dengan warga lokal. Sehingga keluarga Bawazier memiliki mitra bisnis warga lokal. Selain itu, asimilasi juga ditempuh melalui hubungan pernikahan. Beberapa di antaranya menikah dengan aktor politik lokal. Hal ini mengantarkan mereka untuk menjadi aktor politik langsung maupun tidak langsung. Posisi mereka dalam jaringan politik di Cilacap semakin strategis berkat desentralisasi. Hal tersebut juga berimplikasi pada dominasi ekonomi mereka di Kota Cilacap. Mereka berhasil menguasai proyek konstruksi di Kota Cilacap.
Basis ekonomi dan politik yang mereka miliki memiliki peran dan pengaruh dalam penyebaran Salafisme di Kota Cilacap. Melalui budaya bersedekah yang menjadi budaya turun temurun orang-orang Arab, peran dan pengaruh tersebut dimanifestasikan melalui aksi-aksi pembiayaan pembangunan Yayasan Sosial Al-Irsyad Cilacap (YSAI), dan Ma’had Ali Imam Syafi’i Cilacap (MAIS Cilacap), masjid, musala, stasiun radio, siaran televisi, pemberian beasiswa kepada siswa, mahasiswa, dan karyawan dan pemberian jaminan sosial kepada karyawannya. Berkat pembangunan ini, penyebaran Salafisme secara bersamaan juga dinilai berhasil signifikan menjadi agen partisipatif perlawanan terhadap perkembangan sinkretisme dan kristenisasi di Kota Cilacap.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aimed to find out and describe the roles and influences of the Bawaziers’ politics and business network in spreading Salafism in the Cilacap City. The method used for this research is qualitative analytical-descriptive with phenomenology appproach. The collected data were analyzed using interactive of analysis model. As the main objects in this research are the Bawaziers’ business network as well as Salafi pilgrims, the interactive of analysis model is applied to understand the comprehensively inherent and influential relations between both parties, whose formed the network, the roles, and the influences of the Bawaziers in spreading Salafism in the Cilacap City.
This research’s result discovers that the political and arabic business community network of the Bawaziers in the Cilacap City were formed thanks to the family ties. In expanding its political and business network, the Bawaziers assimilate themself with the local community, making them able to attract the local community to become their business partners. Besides, this assimilation is also exercised through marriage. Some of the Bawaziers married with the local political actors, led them to, directly or indirectly, become the political actors, too. Their position in the Cilacap City’s political network becomes more strategic for its desentralization. This also strengthen their domination in the economic sector of the Cilacap City, proven by their success in putting the construction projects of the Cilacap City under their domination.
The Bawaziers’ political and economic basis are also considered influential in spreading Salafism in the Cilacap City. Through charity as one of Arabic cultural heredities, the Bawaziers’ role is manifestated in funding several development projects, namely the establishment of Cilacap’s Al-Irsyad Social Foundation (YSAI), and Cilacap’s Ma’had Ali Imam Syafi’i (Cilacap’s MAIS), mosques, radio stations, television broadcasts, scholarships for students, and social security for their employees. Because of these development projects, the spread of Salafism is declared as a significantly successful participative agent in countering the expansion of the syncretism and christianization in the Cilacap City.
Kata kunciEkonomi Politik, Komunitas Arab, Salafisme, Sinkretisme, Kristenisasi
Pembimbing 1Dr. Luthfi Makhasin, MA
Pembimbing 2Arizal Mutahir, MA
Pembimbing 3Dr. Sofa Marwah, M.Si
Tahun2013
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2018-02-09 11:11:12.128622
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.