Artikel Ilmiah : F1A012014 a.n. MEGA AYU TRIANITA

Kembali Update Delete

NIMF1A012014
NamamhsMEGA AYU TRIANITA
Judul ArtikelPOTRET KEHIDUPAN RUMREL (STUDI TENTANG MASYARAKAT YANG TINGGAL DI
PINGGIR REL KERETA API, TANAH TINGGI SATU JAKARTA PUSAT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul POTRET KEHIDUPAN RUMREL (Studi tentang Masyarakat yang Tinggal di Pinggir Rel Kereta Api, Tanah Tinggi Satu Jakarta Pusat). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kehidupan masyarakat di pinggir rel kereta api Jakarta Pusat dan strategi bertahan hidup masyarakat di pinggir rel kereta api Tanah Tinggi Jakarta Pusat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Subyek penelitian meliputi, kepala keluarga (suami atau istri) yang tinggal di pinggir rel kereta api selama lebih dari 5 tahun, pihak DAOP 1 PT KAI, aparat kelurahan Satpol PP Kelurahan Tanah Tinggi, tokoh masyarakat, dan Dinas Sosial Kecamatan Senen Kota Administrasi Jakarta Pusat. Lokasi penelitian berada di Daerah Tanah Tinggi Satu Jakarta Pusat. Teknik penentuan informan menggunakan Purpose Sampling dan teknik pengumpulan data melalui tiga cara yaitu, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data penelitian kemudian dianalisis dengan model analisis interaktif melalui tiga komponen analisis yaitu, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan validitas data menggunakan triangulasi data sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, tidak ada yang mengetahui sejak kapan rumrel itu dibangun di Jakarta. Kedua, kondisi masyarakat yang tinggal di pinggir rel Kereta Api Jakarta Pusat sangat memprihatinkan dan sudah bertahun-tahun merasakan sulitnya hidup di tengah kota. Ketiga, strategi bertahan hidup yang dijalankan oleh masyarakat pinggir rel kereta api Tanah Tinggi Satu Jakarta Pusat yaitu, melakukan sesuatu yang mereka bisa tanpa merugikan masyarakat sekitar dengan mengumpulkan barang bekas untuk dijual kepada pengepul dan strategi bertahan hidup yang selanjutnya yaitu cara membesarkan anak yaitu dengan orang tua bersikap tegas kepada anak-anaknya dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan yang serius oleh pemerintah untuk menyadarkan
masyarakat agar tidak bertempat tinggal dan beraktifitas di pinggir rel kereta api karena hal ini dapat mengganggu perjalanan kereta api dan juga membahayakan keselamatan masyarakat yang tinggal di rumrel.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled POTRAIT OF THE LIFE OF RUMREL (Study of People Living on the
Rails of Railway, Tanah Tinggi Satu Central Jakarta). This study aims to know the condition of the life of the community at the edge of the railway Central Jakarta and strategies to survive the community at the edge of the Railway in Tanah Tinggi Satu Central Jakarta. The method used in this research is qualitative method. The subjects of the study included the head of the family (husband or wife) who lived on the edge of the railway for more than 5 years, the DAOP 1 PT KAI, the Satpol PP subdistrict official of Tanah Tinggi Subdistrict, the community leader, and the Social Service of Senen Sub-district Central Jakarta Administration. The research location is located in Tanah Tinggi Satu Satu Central Jakarta. The technique of determining informants using Purpose Sampling and data collection techniques through three ways, namely, observation, in-depth interviews, and documentation. Research data then analyzed with interactive analysis model through three component analysis that is, data presentation, data reduction, and conclusion. While the validity of the data using triangulation data source. The results of this research showed that: First, no one knows since when rumrel was built in Jakarta. Second, the condition of the society living in the edge of the Central Jakarta railway is very apprehensive and has for many years felt the difficulty of living in the middle of the city. Third, the survival strategy run by the railroad community of Tanah Tinggi Satu Central Jakarta railway is to do something that they can without harming the surrounding community by collecting used goods for sale to the collectors and the next survival strategy that is how to raise children with people old to be firm to his children in the field of education. Therefore, there is a need for serious handling by the government to make people aware that they do not live and work on the edge of the railway because this can disrupt train travel and also endanger the safety of people living in rumrel.
Kata kunciKondisi Masyarakat, Permukiman, RUMREL, Strategi Bertahan Hidup
Pembimbing 1Arizal Mutahir, MA
Pembimbing 2Hariyadi, MA,Ph.D
Pembimbing 3Dra. Rin Rostikawati, M.Si
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-02-08 21:43:30.21276
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.