Artikel Ilmiah : H1A012054 a.n. GREDA RIDO GUSTI

Kembali Update Delete

NIMH1A012054
NamamhsGREDA RIDO GUSTI
Judul ArtikelEKSTRAKSI ZAT WARNA BAYAM UNGU (Alternanthera brasiliana) DAN APLIKASINYA SEBAGAI INDIKATOR BIOSENSOR UREA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Biosensor merupakan metode analisis yang menggunakan komponen biologi aktif yang diintegrasikan dengan peralatan elektronik untuk menentukan kadar suatu senyawa. Salah satu metode biosensor yang digunakan adalah kolorimetri dengan menggunakan zat warna dan melihat perbandingan perubahan intensitas warna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi penggunaan zat warna dari ekstrak daun bayam ungu sebagai indikator biosensor, karakterisasi, dan pelarut yang optimum antara etanol:HCl 85:15 (v/v) dengan pelarut akuades dan metode yang digunakan kolorimetri menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 400-700 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zat warna ekstrak daun bayam ungu dapat digunakan sebagai indikator biosensor urea dan pelarut yang optimum adalah etanol:HCl dengan perbandingan 85:15 (v/v) dengan absorbansi 0,802 pada panjang gelombang maksimum 531 nm dan lingkungan yang stabilnya pada pH asam, suhu rendah (<4oC), dan penambahan reduktor. Pengujian bayam ungu untuk indikator biosensor urea didapatkan kurva standar dengan persamaan regresi y = -0,0007x + 0,6397 dengan nilai R2 = 0,96059.
Abtrak (Bhs. Inggris)Biosensor is an analytical method that uses an active biological component that is integrated with an electronic equipment to determine the analyte concentration. One of the biocensor methods used is colorimetry using pigments and see the comparison of color intensity changes. The purpose of this research is to know the potential use of pigment from purple spinach leaf extract as an biosensor indicator, characterization, and the optimum solvent between ethanol:HCl 85:15 (v/v) with aquadest solvent and using colorimetry method with spectrophotometer at 400-700 nm wavelength. The results indicated that the pigment of purple spinach leaf extract can be used as an indicator of urea biocensor and the optimum solvent is Ethanol:HCl 85:15 (v/v) with an absorbance 0.802 at a maximum wavelength of 531 nm and a stable state at acidic state, low temperature (<4oC), and addition of reductor. Research of purple spinach leaf as indicator of urea biosensor obtained standard curve with regression equation of y = -0.0007x + 0.6397 with value of R2 = 0.96059.
Kata kunciKata kunci: biosensor urea, althernantera brasiliana, zat warna bayam ungu, etanol:HCl, Kolorimetri
Pembimbing 1Amin Fatoni Ph.D
Pembimbing 2Zusfahair M.Si
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-02-07 11:54:23.525732
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.