Artikel Ilmiah : D1E013220 a.n. DIMAS ANGGORO

Kembali Update Delete

NIMD1E013220
NamamhsDIMAS ANGGORO
Judul ArtikelKAJIAN BAHAN PEMBAWA EKSTRAK DAUN WARU TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN NITROGEN PAKAN DOMBA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh bahan pembawa ekstrak daun waru terhadap konsumsi dan kecernaan nitrogen. Materi yang digunakam sebanyak 16 ekor domba lokal berumur dua tahun yang dipelihara dalam kandang metabolis. Perlakuan yang diuji adalah pemberian konsentrat tanpa sumplementasi ekstrak daun waru (R0), kosentrat dengan ekstrak daun waru dalam tepung jerami padi amoniasi (R1), konsentrat dengan ekstrak daun waru dalam tepung ampas tahu (R2), dan konsentrat dengan ekstrak daun waru dalam tepung onggok (R3) yang diberikan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore sebanyak 4.5% dari bobot badan berupa jerami padi amoniasi dan konsentrat dengan perbandingan 40:60 dengan air minum secara ad libitum. Penelitian menggunakan metode eksperimental yang dirancang menggunakan RAL. Peubah yang diamati adalah konsumsi dan kecernaan nitrogen dengan metode koleksi total selama lima hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan bahan pembawa ekstrak daun waru berpengaruh tidak nyata (P > 0.05) terhadap konsumsi dan kecernaan nitrogen. Penggunaan jerami padi amoniasi sebagai bahan pembawa ekstrak daun waru dapat digantikan ampas tahu dan onggok ditinjau dari konsumsi dan kecernaan nitrogen. Berdasar ketersediaan dan nilai ekonomis, efisiensi disarankan menggunakan onggok sebagai bahan pembawa ekstrak.
.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this research was to study the effect of Hibiscus tiliateus leaf extract on consumption and digestibility nitrogene. The experiment was carried out with 16 male sheeps of two years old, the sheeps were placed in metabolic crates. Treatments used were diets contained either no Hibiscus tiliateus extract (R0) or with Hibiscus tiliateus extract on ammoniated rice straw meal (R1), Hibiscus tiliateus extract on tofu waste compost meal (R2), Hibiscus tiliateus extract on onggok meal (R3) which treated twice a day. Dry matter intake of sheeps were 4.5% of body weight with ammoniated rice straw and concentrate with a ratio 40:60 and given ad libitum of water in a separate place. The method used was experimental method using Completely Randomized Design (CRD). Variables measured were consumption and digestibility nitrogene with total collecting method. Data were analyzed by analysis of variance. The analysis of variance showed that there was no significant (P > 0.05) effect of the tratments to consumption and digestibility nitrogene. Ammoniated rice straw can be replaced with tofu waste and onggok as Hibiscus tiliateus extract carrier.
Kata kunciEkstrak, Daun-Waru, Bahan-Pembawa, Kecernaan, Domba
Pembimbing 1Dr. sc. agr. Ir. Muhamad Bata, M.S.
Pembimbing 2Dr. Ir. Sri Rahayu, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman5
Tgl. Entri2018-02-06 14:14:11.217309
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.