Artikel Ilmiah : D1E014286 a.n. DWI GUNADI

Kembali Update Delete

NIMD1E014286
NamamhsDWI GUNADI
Judul ArtikelPENGARUH PENAMBAHAN Azolla microphylla DALAM PAKAN
TERHADAP WARNA DAN BOBOT KUNING TELUR ITIK TEGAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat skala warna dan bobot kuning telur pada telur itik Tegal tanpa dan dengan penambahan Azolla microphylla dalam pakan. Materi yang digunakan adalah itik Tegal betina periode produksi umur 48 minggu sebanyak 400 ekor. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen dan menggunakan rancangan percobaan pola tersarang (Nested Classification) dua tingkat dengan perlakuan sebagai Grup dan minggu koleksi sampel sebagai Sub Grup. Perlakuan yang diuji adalah pakan tanpa penambahan Azolla microphylla (P1) dan pakan dengan penambahan Azolla microphylla kering sebanyak 10 % (P2). Rataan warna kuning telur hasil penelitian P1 dan P2 masing-masing adalah 6,844 ± 2,295 dan 10,125 ± 1,627. Rataan bobot kuning telur perlakuan P1 dan P2 masing-masing adalah 29,782 ± 1,618 dan 29,712 ± 2,023. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan Azolla microphylla kering sebanyak 10% dalam pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap warna kuning telur, tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot kuning telur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan Azolla microphylla kering sebanyak 10% dalam pakan dapat meningkatkan warna kuning telur itik Tegal dari angka skala 6,844 ± 2,295 menjadi 10,125 ± 1,627, tetapi menghasilkan bobot kuning telur yang relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the differences of color scale and weight of yolk in Tegal duck egg without and with the addition of Azolla microphylla in feed. The materials used were 48 weeks old female Tegal ducks in the production period as many as 400 birds. The research method was done experimentally and using a Two-Stage Nested Classification Design with treatment as Group and week of sample collection as Sub Group. The tested treatment was feed without additional Azolla microphylla (P1) and feed with the addition of 10% dry Azolla microphylla (P2). The average of egg yolk of P1 and P2 were 6,844 ± 2,295 and 10,125 ± 1,627, respectively. The average weight of yolk of P1 and P2 treatment were 29,782 ± 1,618 and 29,712 ± 2,023, respectively. The result of variance analysis showed that the addition 10% of dried Azolla microphylla in the feed was very significant (P<0,01) to the yolk color, but not significant (P>0,05) to the yolk weight. The conclusion of this study is the addition 10% of dried Azolla microphylla in the diet can increase the yolk color of Tegal duck scale from 6,844 ± 2,295 to 10,125 ± 1,627, but produces relatively equal yolk weight.
Kata kunciItik Tegal, Azolla microphylla, warna kuning telur, bobot kuning telur.
Pembimbing 1Roesdiyanto
Pembimbing 2Ning Iriyanti
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2018-02-02 17:47:13.056311
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.