Artikel Ilmiah : G1H013006 a.n. DIMAS ARI JALU PRATAMA

Kembali Update Delete

NIMG1H013006
NamamhsDIMAS ARI JALU PRATAMA
Judul ArtikelHubungan antara body image, aktivitas fisik, konsumsi energi dan protein dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada siswi SMKN 3 Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa yang ditandai dengan terjadinya perubahan fisik dan psikologi. Body image, aktivitas fisik, konsumsi energi dan protein merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kekurangan energi kronis (KEK). Angka kejadian kekurangan energi kronis pada remaja putri tertinggi di Kabupaten Banyumas Tahun 2016 adalah di Kecamatan Banyumas sebesar 46,87%.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara body image, aktivitas fisik, konsumsi energi dan protein dengan kejadian KEK pada remaja putri SMKN 3 Banyumas
Metodologi: Rancangan penelitian adalah analitik dengan design Crosssectional. Penelitian dilakukan di SMKN 3 Banyumas. Jumlah sampel 50 orang untuk masing-masing kelompok diambil dengan teknik purposive sampling. Uji statistik menggunakan Chi-square.
Hasil: Terdapat hubungan antara body image dengan kejadian KEK pada remaja putri (p = 0,053). Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian KEK pada remaja putri (p = 0,776). Terdapat hubungan antara tingkat asupan energi dengan kejadian KEK pada remaja putri (p = 0,036). Tidak terdapat hubungan antara tingkat asupan protein dengan kejadian KEK pada remaja putri (p = 0,497).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat asupan energi dan body image dengan kejadian KEK pada remaja putri. Tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat asupan protein dengan kejadian KEK pada remaja putri SMKN 3 Banyumas.
Kata Kunci: Kekurangan energi kronis (KEK), SMKN 3 Banyumas
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Adolescents are a transitional period from children to adulthood marked by physical and psychological changes. Body image, physical activity, energy and protein consumption is one of the factors that can affect chronic energy deficiency (CED). The highest incidence of chronic energy deficiency in adolescent girls in Banyumas on 2016 was Banyumas sub-district by 46.87%.

Objective: To determine the correlation between body image, physical activity, energy and protein consumption with CED occurrence on adolescent girls in SMKN 3 Banyumas.

Methods: The study design was analytic with Crosssectional design. The research was conducted at SMKN 3 Banyumas, with 50 samples for each group that were selected by purposive sampling technique. Statistical test using Chi-square.

Results: There is correlation between body image and CED occurrence in adolescent girls (p = 0,053). There was no correlation between physical activity and CED occurrence in adolescent girls (p = 0,776). There is correlation between energy intake level and CED occurrence in adolescent girls (p = 0,036). There was no correlation between protein intake level and CED occurrence in adolescent girs (p = 0,497).

Conclusion: There was a correlation between energy intake level and body image with CED occurrence in girls. There was no correlation between physical activity and protein intake level with CED occurrence on girls in SMKN 3 Banyumas.

Keywords: Chronic Energy Deficiency (CED), SMKN 3 Banyumas

Kata kunciKekurangan energi kronis (KEK), SMKN 3 Banyumas
Pembimbing 1Dyah Umiyarni Purnamasari., SKM., M.Si
Pembimbing 2Ir. Endo Dardjito., MPPM
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman68
Tgl. Entri2018-02-02 16:43:58.163039
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.