Artikel Ilmiah : A1C011078 a.n. LAELA DWI NURUNNAJWAH

Kembali Update Delete

NIMA1C011078
NamamhsLAELA DWI NURUNNAJWAH
Judul ArtikelBIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI KEDELAI DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kedelai merupakan komoditas pertanian yang sangat dibutuhkan di Indonesia, baik sebagai bahan makanan manusia, pakan ternak, bahan baku industri maupun bahan penyegar. Beberapa produk olahan yang dihasilkan dari bahan baku kedelai antara lain tempe, tahu, es krim, susu kedelai, tepung kedelai, minyak kedelai, pakan ternak dan bahan baku industri. Kecamatan Wangon, Kecamatan Purwojati dan Kecamatan Kebasen merupakan salah satu daerah yang melaksanakan program Perluasan Areal Tanam (PAT) kedelai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kedelai untuk program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Swadaya, dan mengetahui biaya dan pendapatan usahatani kedelai untuk program Perluasan Areal Tanam dan Swadaya.
Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Wangon, Kecamatan Purwojati dan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas pada 23 September-20 Oktober 2015. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive). Metode penelitian yang digunakan adalah survei, rancangan pengambilan sampel dengan metode Multistage Random Sampling memperoleh hasil 62 petani di Kabupaten Banyumas yaitu di Kecamatan Wangon, Kecamatan Purwojati dan Kecamatan Kebasen. Sasaran penelitian yaitu petani yang berusahatani kedelai yang mengikuti program PAT maupun Swadaya pada tahun 2014.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan, analisis fungsi produksi Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari jumlah 34 petani untuk program PAT, hanya 50 persen petani yang mengalami keuntungan. Dan dari jumlah 28 petani untuk program Swadaya, hanya 25 persen yang mengalami keuntungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Soybean is much needed agricultural commodity in Indonesia, both as human foos, animal feed, industrial raw materials and refreshing ingredients. Some processed products produced from soybean raw materials include tempe, tofu, ice cream, soy milk, soybean meal, soybean oil, animal feed and industrial raw materials. District Wangon, District Purwojati and Kebasen District in one of the areas that implement the program Extension of Planting Areas (PAT) soybean. The purpose of this research is to know the factors influencing soybean production for Plantation Expansion Program (PAT) and Swadaya, and to know the cost and income of soybean farming for expansion program of Planting and Swadaya area.
The study was conducted in Wangon District, Purwojati District and Kebasen Sub-district of Banyumas Regency on 23 Septembeer to 20 October 2015. The location of this research was purposively chosen. The research method used was survey, sampling design using Multistage Random Sampling method obtained 62 farmers in Banyumas Regency, namely in Wangon District, Purwojati Subdistrict and Kebasen Subdistrict. The target of the research is the farmers who work on soybean that follow the program of PAT and Swadaya in 2014.
The analysis method used is cost and income analysis, analysis of Cobb Douglas production function. The results showed that of the 34 farmers for the PAT program, only 50 percent of farmers had profits. And from the number of 28 farmers for self-help program, only 25 percent who experience the benefits
Kata kuncibiaya dan pendapatan, produksi, usahatani kedelai
Pembimbing 1Dr. Ir. Agus Sutanto, MP
Pembimbing 2Ratna Satriani, SP, MSc
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2018-01-29 11:35:10.623973
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.