Artikel Ilmiah : E1A011036 a.n. PAMELIA AJENG RAHMAWATI
| NIM | E1A011036 |
|---|---|
| Namamhs | PAMELIA AJENG RAHMAWATI |
| Judul Artikel | TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN YANG DILAKUKAN TERHADAP ANAK (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR : 16/PID.SUS/2017/PN.PBG) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abstrak Putusan Nomor : 16/Pid.Sus/2017/PN.PBG. yang memeriksa Tindak Pidana “Dengan Sengaja Membujuk Anak Untuk Melakukan Persetubuhan Dengannya”. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembuktian dan pertimbangan hukum hakim terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan dalam Putusan Perkara Nomor : 16/Pid.Sus/2017/PN.PBG. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normative. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang saling bersesuaian dengan keterangan terdakwa dan dihubungkan dengan alat bukti serta barang bukti yang diajukan di persidangan, maka syarat pembuktian sebagaimana diatur dalam Pasal 183 KUHAP yaitu minimum dua alat bukti yang sah dan adanya keyakinan hakim bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan dengan memeriksa beberapa alat bukti yaitu keterangan saksi, surat, keterangan ahli, dan keterangan terdakwa, serta unsur-unsur dalam Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 telah terpenuhi, sehingga hasil putusan meyantakan bahwa terdakwa Hamid Diantoro Alias Hamid Bin Maryono terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana telah didakwakan oleh Penuntut Umum, yaitu tindak pidana memaksa anak melakukan persetubuhan sesuai Pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Kemudian yang dipergunakan sebagai dasar Pertimbangan Hukum Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan dalam Putusan Perkara Nomor : 16/Pid.Sus/2017/PN.PBG. yaitu telah terbukti dan terpenuhinya Unsur-unsur yang terdapat dalam dakwaan alternatif kesatu yaitu unsur “Unsur Setiap Orang dan Unsur ‘Dengan Sengaja Melakukan, Melakukan Tipu muslihat, Serangkaian Kebohongan atau Membujuk Anak Melakukan Persetubuhan Dengannya”, ditambah dengan keterangan terdakwa yang membenarkan semua keterangan saksi dalam persidangan yang ternyata satu dan lainnya saling berhubungan, sehingga dapat ditarik kesimpulan dan menjadi fakta-fakta yang tetap. Kata Kunci : Pembuktian, Tindak Pidana Perkosaan,Anak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract The court decision number: 16 / Pid.Sus / 2017 / PN.PBG “ Who checks of criminal acts of deliberately persuade a child to do intercourse with him”. The purpose of which are going to achieved so far for this study is to find the disturbing process and judicial consideration of evidence a judge for criminal perpetrators of copulation in court decision number: 16 /Pid.Sus / 2017 / PN.PBG. The research methods that were used is research of juridical normative. From the research that has been carried out , so that a conclusion can be drawn , according to the witnesses who to be in concordance with each other information the defendant and connected by evidence any and the evidence that was asked in court, So requirements of as stipulated in section 183 KUHAP the minimum two tools evidence legal and the belief judges that the defendant guilty a criminal offense screw with check several tools evidence that isWitness inform, letter, an expert, and a statement of the defendant, and unsur-unsur in article 81 paragraph (1) Laws of the Republic Of Indonesia Number 23 of 2002 has been met, so that the result of the award said that the defendant hamid diantoro a.k.a hamid son of maryono proven legally and convince guilty of water resources crimes as has been charged by the public prosecuto, is Namely crimes force children do coitus in accordance with the article 81 the Laws of Republic Of Indonesia number 23 of 2002. Then the be used as the basis for judicial consideration the judge regarding criminal perpetrators of copulation in a verdict matter number: 16/ Pid.Sus / 2017 / PN.PBG . is has been proven and filling the elements contained in the indictment alternative one namely“element of every single person” and “purposefully performsto outwit” ,” a series of a lie or persuade children do intercourse with him”. Plus thus a defendant that single-handedly justify all a witness in a trial turns one and other interconnected , so that a conclusion can be drawn and become facts fixed. Keywords: Manifestation, Crimes of Rape, Kid. |
| Kata kunci | Pembuktian, Tindak Pidana Perkosaan,Anak. |
| Pembimbing 1 | HANDRI WIRASTUTI SAWITRI, S.H.,M.H |
| Pembimbing 2 | DESSI PERDANI YURIS PUSPITA SARI, S.H.,M.H |
| Pembimbing 3 | PROF. DR. HIBNU NUGROHO, S.H.,M.H |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2018-01-28 19:58:58.573775 |