Artikel Ilmiah : G1A014083 a.n. TALITHA NANDHIKA

Kembali Update Delete

NIMG1A014083
NamamhsTALITHA NANDHIKA
Judul ArtikelHUBUNGAN TINGKAT LITERASI GENETIK DENGAN SIKAP PEMANFAATAN SKRINING GENETIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UMUM DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Literasi genetik merupakan pengetahuan yang cukup dan dapat membuat seseorang secara personal menjadi lebih paham dan berpartisipasi aktif pada isu genetik. Tingkat literasi genetik seseorang akan mempengaruhi pengambilan keputusan dan sikap orang tersebut terhadap isu-isu genetik yang ada, termasuk skrining genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat literasi genetik dengan sikap pemanfaatan skrining genetik pada mahasiswa kedokteran umum di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster sampling melibatkan 41 universitas di Indonesia. Universitas-universitas tersebut terbagi menjadi 4 wilayah berdasarkan wilayah kerja ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) dengan total 492 responden. Pengambilan data dilakukan dengan cara menyebar kuesioner online yang telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-square. Tingkat literasi genetik dibagi dalam dua kategori yaitu tingkat literasi genetik baik (>50% benar) dan kurang baik (<50% benar). Sikap pemanfaatan skrining genetik dibagi dalam dua kategori yaitu menyetujui dan kurang menyetujui. Pembagian kategori sikap pemanfaatan skrining genetik berdasarkan nilai median (74) yang diperoleh dari total skor 492 responden yang dihitung berdasarkan nilai dari skala Likert. Berdasarkan hasil uji statistik dengan menggunakan uji Chi-square, didapatkan nilai p dari Uji Chi-square sebesar 0,59. Nilai p tersebut lebih besar dari 0,05 (p>α), sehingga H0 diterima. Tidak ada hubungan antara tingkat literasi genetik dengan sikap pemanfaatan skrining genetik pada mahasiswa kedokteran umum di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)Genetic literacy is an adequate knowledge personally involve someone to comprehend and actively participate in genetic issues. An individual’s genetic literacy level will influence their decisiveness and attitude towards reoccurring genetic issues, including genetic screening. This research aims to discover the relation between genetic literacy level with genetic screening attitudes on medical students in Indonesia. The data collection method is a cluster sampling method involving 41 universities in Indonesia. The universities are divided into 4 region based on ISMKI’s (Association of Indonesia Medical Students Senates) work region with a total of 492 respondents. The data are then collected by way of online questionnaires which have undergone validity and reliability test. Collected data are then analyzed by using chi-square test. Genetic literacy level are divided into two categories, which are adequate (>50%) and inadequate genetic literacy level (<50%). Genetic screening attitudes are divided into two categories of consent and unconsent. The categories of genetic screening attitudes are divided based on the median value (74) obtained from the total score of 492 respondents, which is calculated based on the Likert scale. Based on the statistical test result utilizing chi-square, it is discovered that the value of p from the chi-square test equals to 0.59. The value of p is larger than 0.05 (p>α); therefore, H0 is acceptable. There is no relation between genetic literacy level with genetic screening attitude on medical students in Indonesia.
Kata kunciTingkat literasi genetik, skrining genetik
Pembimbing 1Dr. dr. Lantip Rujito, M.Si.Med.
Pembimbing 2Rr. Diyah Woro Dwi Lestari, S.Psi., M.A
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-01-22 08:07:42.068962
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.