Artikel Ilmiah : A1M013005 a.n. TRIMARDIYA NINGSIH

Kembali Update Delete

NIMA1M013005
NamamhsTRIMARDIYA NINGSIH
Judul ArtikelPENGEMBANGAN LARU TANGKIS BENTUK CAIR BERBAHAN ARANG SEKAM DAN BEBERAPA JENIS DAUN TERHADAP
SIFAT SENSORI GULA KELAPA KRISTAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Gula kelapa kristal merupakan hasil olahan nira berbentuk serbuk. Nira mengandung nutrisi yang tinggi sehingga mudah mengalami kerusakan oleh mikroba. Pencegahan yang dilakukan untuk menghambat kerusakan nira yaitu dengan penambahan pengawet (laru) pada nira. Penelitian ini mengembangkan laru tangkis bentuk cair sebagai formula dasar dengan mengganti kapur menggunakanarang sekam yang dikombinasikan dengan beberapa jenis daun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara formula dan konsentrasi laru alami bentuk cair berbahan arang sekam dan beberapa jenis daun berdasarkan sifat sensori gula kelapa kristal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial. Faktor yang dicoba yaitu formula (A) yang terdiri dari formula dasar : daun slatri : daun jambu biji (80:10:10) (A1); formula dasar : daun sirih : daun jambu biji (80:10:10) (A2); formula dasar : daun slatri : daun sirih (90:5:5) (A3); formula dasar : daun slatri : daun jambu biji (90:5:5) (A4); formula dasar : daun sirih : daun jambu biji (90:5:5) (A5), dan konsentrasi (K) yang terdiri dari 0,5%; 1%; 1,5%. Variabel yang diamati yaitu variabel sensori meliputi warna, aroma, tekstur, tingkat kemanisan, dan kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan terbaik berdasarkan sifat sensori gula kelapa kristal adalah formula dasar: daun sirih: daun jambu biji dengan konsentrasi 1,5% (A5K3) yang memiliki warna cokelat (2,73); aroma khas (2,70); tekstur halus (2,93), rasa manis (3,03), dan disukai (2,87). Karakteristik kimia gula kelapa kristal tersebut yaitu pH nira 6,25; berat jenis nira 1,015; total padatan terlarut nira 13oBrix; kadar air 4,0%bb; kadar abu 1,56%bk; total padatan tidak terlarut 1,75%bk; sukrosa 63,34%bk; gula reduksi 11,93%bk.
Abtrak (Bhs. Inggris)damaged by microbes. It can be prevented by the addition of natural preservation (laru). The development of ‘tangkis’ as a bassic formula that is by replacing the lime with charcoal husk combined with some leaf types. This study aims to determine the best treatment combination between formula and natural laru concentration of charcoal husk and leaf extract based on sensory characteristic of granulated coconut sugar. This study used Factorial Randomized Block Design. The experimental factors are formula (A) include basic formula : soulatri leaf : guava leave (80:10:10) (A1); basic formula : betle leaf : guava leaf (80:10:10) (A2); basic formula :soulatri leaf : betle leaf (90:5:5) (A3); basic formula : soulatri leaf : guava leaf (90:5:5) (A4); basic formula : betle leaf : guava leaf (90:5:5) (A5), and concentration (K) include 0.5%; 1%; 1.5%. The variables observed was sensory variables (color, smell, texture, sweetness level, and likes). The results showed that the best combination treatment of basic formula treatment: betel leaf: guava leaf with concentration of 1.5% (A5K3) is brown color (2.73); typical aroma (2.70); fine texture (2.93), sweet taste (3.03), and preferred (2.87). The chemical characteristics of the granulated coconut sugar are pH of sap 6.25; density of 1.015; total soluble solids of 13oBrix; water content 4.0%wb; ash content 1.56%db; total dissolved solids 1.75%db; sucrose of 63.34%db; sugar reduction of 11.93%db.
Kata kuncinira kelapa, laru alami cair, gula kelapa kristal
Pembimbing 1Karseno, S.P., M.P., PhD.
Pembimbing 2Ir. Retno Setyawati, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2018-01-22 07:36:13.77351
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.