Artikel Ilmiah : G1B012037 a.n. PUTRI PUSPITA SARI
| NIM | G1B012037 |
|---|---|
| Namamhs | PUTRI PUSPITA SARI |
| Judul Artikel | Hubungan Pengetahuan Gizi dan Pola Makan Goitrogenik dengan Kadar Iodium dalam Urin (IUE) pada Wanita USia Subur di Desa Kebumen Kecamatan Baturraden |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius. Kelompok rentan terkena GAKI salah satunya adalah wanita usia subur (WUS). Faktor penyebab terjadinya GAKI adalah pengetahuan gizi dan pola makan goitrogenik. Prevalensi penderita gondok di Kecamatan Baturraden sebesar 35.38% dan jumlah penderita GAKI di Desa Kebumen sebesar 3.75%. Tujuan: Untuk mengetahui adanya hubungan pengetahuan gizi dan pola makan goitrogenik dengan kadar iodium dalam urine (IUE) pada wanita usia subur (WUS). Metode: Desain studi menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur di Desa Kebumen Kecamatan Baturraden berjumlah 806. Subyek penelitian berjumlah 31 WUS dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode simpel random sampling. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil: Responden memiliki pengetahuan gizi yang kurang (54.8%), pola makan goitrogenik yang baik (51.6%), kadar IUE tidak baik (61.3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dan pola makan goitrogenik dengan IUE dengan nilai p = 0.242 dan 0.379. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi dan pola makan goitrogenik dengan kadar iodium dalam urine (IUE) pada wanita usia subur (WUS). Kata kunci: GAKI, Pengetahuan, Goitrogenik, IUE |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Iodine Deficiency Disorders (IDD) is one of the serious health problems. Community group which is very vulnerable to impact of IDD is Child-Bearing-Age Women (CBAW). Risk factors of IDD include knowledge of nutrition and consumption behavior of goitrogenic food. The prevalence of goiter in Kecamatan Baturraden were 35.38% and the amount of IDD in Desa Kebumen were 3.75%. The Objective of Research: The aim of this research was to find out whether there was correlation between knowledge of nutrition and consumption behavior of goitrogenic food of CBAW. Method: Design of study was analytic survey with cross sectional approach. Population of this research were 806 Child-Bearing-Age Women in Desa Kebumen Kecamatan Baturraden. There were 31 participants CBAW who were chosen randomly (simple random sampling). The data were analyzed by Chi-square test. Result: The percentage of participants who had less knowledge of nutrition (54.8%), had good consumption behavior of goitrogenic food (51.6%), had not good the iodine status (61.3%). The results of analysis, there was no any correlation between knowledge of nutrition and consumption behavior of goitrogenic food and iodine status with p = 0.242 and p = 0.379. Conclusion: There was no any correlation between knowledge of nutrition and consumption behavior of goitrogenic food and iodine status. Key Words: IDD, Knowledge of nutrition, Goitrogenic, Iodine status |
| Kata kunci | GAKI, Pengetahuan, Goitrogenik, IUE |
| Pembimbing 1 | Ir. Endo Dardjito, MPPM |
| Pembimbing 2 | Dyah Umiyarni P., SKM., M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2018-01-22 05:46:47.509252 |