Artikel Ilmiah : B1J012198 a.n. NARITA WIDIASTUTI

Kembali Update Delete

NIMB1J012198
NamamhsNARITA WIDIASTUTI
Judul ArtikelKERAGAMAN TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT YANG
DIMANFAATKAN OLEH MASYARAKAT KAMPUNG
BUDAYA JALAWASTU DI DESA CISEUREUH
KECAMATAN KETANGGUNGAN
KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indonesia merupakan salah satu pusat penyebaran keanekaragaman hayati di dunia, didalamnya terdapat sekitar 25.000-30.000 spesies tumbuhan. Sejak jaman dahulu masyarakat Indonesia mengenal dan memanfaatkan tumbuhan berkhasiat obat. Kampung Budaya Jalawastu merupakan pedukuhan di Desa Ciseureh, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes yang masyarakatnya masih menjunjung tinggi dan memegang erat nilai-nilai tradisi secara turun-temurun. Salah satu diantaranya adalah pengetahuan tentang pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman tumbuhan berkhasiat obat dan pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat Kampung Budaya Jalawastu di Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling. Parameter yang diamati yaitu: deskripsi, nama lokal, nama ilmiah, familia, bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, cara pengolahan, cara pemanfaatan, khasiat dan nilai manfaat suatu spesies tumbuhan berkhasiat obat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, sedangkan analisis data untuk mencari nilai manfaat suatu spesies tumbuhan dihitung dengan menggunakan use value.
Hasil penelitian menunjukan bahwa keragaman tumbuhan berkhasiat obat yang dimanfaatkan oleh masyarakat terdapat sebanyak 59 spesies, 53 genera yang tergolong ke dalam 31 familia. Pemanfaatan tumbuhan obat tersebut meliputi bagian tumbuhan yang digunakan berupa batang, daun, bunga, buah, biji, akar, rimpang, umbi, semua bagian dan getah, yang diolah dengan cara direbus, ditumbuk, dipotong, dicuci, diseduh, diparut, dimasak, dibakar dan digoreng, cara pemanfaatannya dengan diminum, diteteskan, ditempelkan, dibalurkan, dikompreskan, dimakan, dimandikan, dikumur-kumurkan digosok-gosokan dan dioleskan, yang berkhasiat untuk mengobati pegal-pegal, menghentikan pendarahan pada luka, demam, diare, sakit mata, sakit gigi, darah tinggi, sakit perut, bisul, kencing batu, gatal-gatal, kesleo, batuk, sakit kepala, magh, menguatkan paru-paru, masuk angin, menyingsetkan badan setelah melahirkan, BAB berdarah, kencing manis, batu ginjal, telinga keluar nanah, panu, sakit ulu hati dan magh, penyembuh luka, koreng, asma, kolesterol serta bau badan dan tumbuhan yang paling sring digunakan adalah kunyit dengan nilai manfaat sebesar 0,6.
Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesia is one of the centers of biodiversity in the world, there are about 25,000-30,000 species of plants. Since anciens times the society of Indonesia had been knowing and using the herbs, therapeutic drugs. Kampung Budaya Jalawastu is a village in the region makes the Ciseureh, Kecamatan Ketanggungan, Brebes Regency that society still uphold and hold the values and traditions that they have orally. One of them is the knowledge about nutritious medicine plant utilization in their daily lives. The purpose of this research is to know the diversity of plants as medicine and utilization of nutritious plant medicine by the people of Kampung Jalawastu Culture in the village of Ciseureuh sub-district of Ketanggungan, Brebes Regency. The method used in this reseach was survey method with snowball sampling technique. The parameters observed, were : description, local name, scientific name, family, utilized plant parts, the way of processing, ways of utilization, efficacy and value the benefits of a drug, therapeutic plant species. The data obtained were analyzed in descriptive, whereas the data analysis to find the value of the benefits of a species plants is calculated using a use value.
The results showed that the diversity of medicinal plants utilized by the local community included 59 species, 53 genera belonging to 31 families. The use of the medicinal plant includes plant parts used in the form of stems, leaves, flowers, fruits, seeds, roots, rhizomes, tubers, all parts and gums, processed by boiling, crushed, cut, washed, brewed, shredded, cooked, baked and fried, the way of its use by drinking, dripping, pasted, smeared, compressed, eaten, bathed, dikumur-rubbed rubbed and smeared, nutritious to treat aches, stop bleeding in wounds, fever, diarrhea, sore eyes, teeth, high blood, stomachache, boils, bladder stones, itching, kesleo, cough, headache, magh, strengthening lungs, catching cold, drowning after childbirth, bloody chapter, diabetes, kidney stones, pus, panu, heartburn and magh, wound healer, ulcers, asthma, cholesterol and body odor and the most commonly used plant is turmeric with a value of 0.6.
Kata kunciKata kunci: Keragaman, tumbuhan obat, Kampung Budaya Jalawastu.
Pembimbing 1Dra. Hexa Apriliana Hidayah, M.S.
Pembimbing 2Drs. Sukarsa, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-11-22 07:46:48.041748
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.