Artikel Ilmiah : F1A012066 a.n. ARIES PRIANA

Kembali Update Delete

NIMF1A012066
NamamhsARIES PRIANA
Judul ArtikelPeran Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Waluya dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Mertasinga Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRACT : Desa Mertasinga merupakan wilayah yang penduduknya masih sangat bergantung pada hasil laut sebagai mata pencaharian utama. Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai nelayan, yang mana saat ini profesi tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Keadaan ekonomi yang kurang, melatarbelakangi penduduk Desa Mertasinga berinisiatif membentuk Koperasi Unit Desa (KUD). Tujuan pembentukan KUD tersebut adalah untuk dapat melakukan pemberdayaan bagi para nelayan yang merupakan profesi dengan populasi terbesar. Dengan adanya KUD yang mereka namakan sebagai KUD Mina Waluya tersebut dapat lebih mengarahkan para nelayan sehingga dapat menjual hasil laut dan mengolahnya menjadi pendapatan yang lebih memadai sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan sasaran penelitian adalah pengurus harian dan anggota yang menjalankan KUD di Desa Mertasinga. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yang teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya KUD sangat membantu masyarakat Desa Mertasinga. Peran KUD pada tahap penyadaran yaitu membuka pandangan masyarakat akan banyaknya potensi yang bisa dikembangkan. Peran selanjutnya yakni dalam tahap pengkapasitasan yaitu KUD membentuk kelompok dan pelatihan cara menangkap ikan yang baik dan mengolah hasil tangkapannya. Adapun peran pendayaan, meliputi akses, kontrol, serta partisipasi. Akses yang diberikan berupa peminjaman fasilitas KUD terhadap para nelayan. Kontrol yang dilakukan adalah melakukan pengawasan terhadap para nelayan agar bekerja sesuai dengan aturan KUD. Partisipasi yang dilakukan adalah mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan fasilitas yang telah KUD sediakan. Sementara itu, pola relasi terjalin sangat baik, karena adanya kerjasama yang baik, dimana pengurus KUD sangat memperhatikan para nelayan dan nelayan juga memanfaatkan fasilitas KUD dengan baik.
Kata Kunci : Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan kelompok Nelayan, KUD
Abtrak (Bhs. Inggris)Abstract : Mertasinga Village is an area which is the inhabitants are still heavily depend on fishing as mainly livelihood. Most of them are fisher, which mean they cannot fulfill the needed since this job has not given them a good income. This situation has become the background for the inhabitants of Mertasinga Village took the initiative to form a Koperasi Unit Desa (KUD).The purpose of KUD establishment is to be able to empower the fisherman as the largest job in this village. The establishment of KUD, named KUD Mina Waluya, educates the fishermen to sell their catch and turn it into more adequate income so as to fulfill the daily needs. Moreover, this research belongs to qualitative research with the target of research is the daily administrator and all the members who run KUD in Mertasinga Village. This research uses purposive sampling which the data collection is done by deep interview, observation and documentation in determining the informant. Moreover, the result of this research shows that the establishment of KUD is very helpful for inhabitants in Mertasinga Village. The first important role of KUD in awareness stage is creating new inhabitants understanding of the number of potential that can be developed. KUD also has role in capturing stage, KUD creates a group and training about how to catch and process the fish properly. In addition, the empowerment role covers access, control and participation. The fishermen have an access to loan KUD facilities. KUD has done the control in supervising the fishermen to work in line with the rules of KUD. KUD has done the participation in persuading inhabitants to utilize the KUD facilities. Meanwhile, the pattern of relation goes very well since a good cooperation happened because KUD administrators pay attention to the fishermen and fishermen make the most of KUD facilities as well.
Keyword: community empowerment, empowerment of fishermen groups, KUD


Kata kunciPemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan kelompok Nelayan, KUD
Pembimbing 1Dr. Joko Santoso. M.Si.
Pembimbing 2Dra. Rin Rostikawati. M.Si.
Pembimbing 3Dra. Fatmah Siti Dj. M.Si.
Tahun2017
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2017-11-21 16:54:42.666789
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.