Artikel Ilmiah : F1I013032 a.n. PRIMAS SWADYANA ADI

Kembali Update Delete

NIMF1I013032
NamamhsPRIMAS SWADYANA ADI
Judul ArtikelPengaruh Kebijakan Sertifikasi Ecolabel Uni Eropa terhadap Tingkat Ekspor Gula Semut
Banyumas ( Studi Kasus Koperasi Nira Satria 2012 – 2016)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Uni Eropa sebagai aktor yang berkomitmen dalam kemanan lingkungan dan manusia
membentuk regulasi mengenai standar pangan. Sebagai salah satu negara eksportir produk
pangan yang menyepakati standar pangan Uni Eropa, Indonesia merupakan eksportir produk
pangan gula semut,yang merupakan varian dari produk pangan gula. Gula semut mempunyai
peminatan pasar yang cukup besar di Uni Eropa. Kabupaten Banyumas merupakan sentra
penghasil gula semut dengan angka produksi mencapai lebih dari 50.000 ton per tahunnya.
Terdapat sebuah unit usaha yaitu Koperasi Nira Satria di Kabupaten Banyumas yang melakukan
kegiatan ekspor gula semut ke Uni Eropa. Kegiatan ekspor yang dilakukan Koperasi Nira satria
tidak lepas dari pengetatan aturan ekspor pangan Uni Eropa yang dikenal dengan sertifikasi
Organic Ecolabel EU. Dalam perkembangannya kebijakan sertifikasi tersebut berdampak pada
tingkat ekspor gula semut sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak
sertifikasi produk pangan Uni Eropa terhadap ekspor gula semut Kabupaten Banyumas sebagai
sentra produksi Gula Semut di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)The European Union as an actor committed to environmental and human security forms a
regulation on food standards. As one of the countries exporting food products that agree on EU
food standards, Indonesia is an exporter of crystal coconut sugar, which is a variant of sugar
food products. Crystal coconut sugar has a considerable market interest in the European Union.
Banyumas regency is a center of crystal coconut sugar producers with production numbers
reaching more than 50,000 tons per year. There is a business unit that is Koperasi Nira Satria in
Banyumas Regency that conducts the export of sugar ant to the EU. Export activities undertaken
by Koperasi Nira satria can not be separated from the tightening of EU food export rules known
as EU Organic Ecolabel certification. In its development, the certification policy has an impact
on the level of export of crystal coconut sugar themselves. This study aims to refine its impact on
the export of crystal coconut sugar of Banyumas Regency as production center of crystal coconut
sugar in Indonesia.
Kata kunciKata Kunci: Organic, Gula Semut, EU Ecolabel
Pembimbing 1Ayusia Sabhita K., M.Soc.Sc.
Pembimbing 2Nurul Azizah Zayzda, M.A
Pembimbing 3Renny Miryanti, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-11-20 19:20:37.869347
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.