Artikel Ilmiah : H1G013022 a.n. ANGGUN PRORINA

Kembali Update Delete

NIMH1G013022
NamamhsANGGUN PRORINA
Judul ArtikelPREDIKSI TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN UDANG PADA AREAL MANGROVE DI SEGARA ANAKAN BAGIAN TIMUR CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Segara Anakan merupakan laguna yang berada di Kabupaten Cilacap, di antara daratan Pulau Jawa dan Pulau Nusakambangan. Segara Anakan terdiri dari hutan mangrove yang memiliki fungsi penting dalam perikanan yaitu untuk tempat kelangsungan hidup berbagai jenis biota seperti udang yang mendukung perekonomian masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pendapatan dan menghitung Cash and Flow analisis dari kegiatan perikanan tangkap di wilayah Segara Anakan. Penelitian dilakukan dengan metode valuasi ekonomi dengan menggunakan kuisioner sebagai uji responden untuk memperoleh data. Dalam penelitian ini diperoleh hasil tangkapan dari jenis udang windu, udang peci, udang jahe. Objek yang diteliti berupa tingkat pendapatan, biaya, dan analisis kelayakan usaha. Hasil perhitungan menunjukkan pendapatan nelayan pada dua desa yaitu Kutawaru dan Tritih dengan hasil Desa Kutawaru dan Tritih sebesar Rp. 131.599.802,00, dan Rp. 96.262.302,00. Nilai NPV tahun pertama sebesar Rp. 96.262.302,00, sedangkan Desa Tritih sebesar Rp. 160.809.825,00. Nilai BCR dan IRR dari kedua desa tersebut sama yaitu 4% dengan mengunakan suku bunga terendah sebesar 2% sebagai kriteria kelayakan usaha. ¬
Abtrak (Bhs. Inggris)The Segara Anakan is the lagoon where located in Cilacap district, between the mainland of Java Island and Nusakambangan Island. The Segara Anakan regions consist of mangrove forests that contain important function in fisheries for life many kinds of marine biota example is shrimps that supports the society economy. The purpose of this research is to analyze income and calculate Cash and Flow analysis of fisheries activity in Segara Anakan regions. Method of this research was economics valuation with questionnaires as respondent test to collect data. Result of the research was obtained the haul from kinds of windu shrimps, peci shrimps, jahe shrimps,. The data was examined such income level, cost, and feasibility analysis. According to the calculation shows the income of fishermen in two villages namely Kutawaru and Tritih with the result of Kutawaru and Tritih villages of Rp. 131,599,802.00, and Rp. 96.262.302.00. First year NPV value of Rp. 96.262.302,00, while the village is set at Rp. 160.809.825,00. The value of BCR and IRR of both villages is equal to 4% using the lowest interest rate of 2% as the business feasibility criteria
Kata kunciSegara Anakan, Cash Flow Analisis, NPV, BCR, IRR
Pembimbing 1Dra. Hj. Nuraina Andriyani, M.Si
Pembimbing 2Dr. H. Endang Hilmi, S.Hut M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-11-20 17:07:15.367687
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.