Artikel Ilmiah : H1E013030 a.n. BEKTI ARIS MAWAN
| NIM | H1E013030 |
|---|---|
| Namamhs | BEKTI ARIS MAWAN |
| Judul Artikel | SURVEI MAGNETIK UNTUK MENENTUKAN ZONA PROSPEK PASIR BESI DI KAWASAN PESISIR NUSAWUNGU BAGIAN BARAT KABUPATEN CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Survei data anomali magnetik telah dilakukan di kawasan pesisir Kecamatan Nusawungu bagian barat Kabupaten Cilacap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran model anomali magnetik dan mengetahui zona prospek pasir besi di wilayah penelitian. Tahap dari penelitian ini adalah akuisisi data, pengolahan data dan interpretasi data. Hasil yang diperoleh dari akuisisi data merupakan data medan magnet total dan posisi di setiap titik pengukuran. Pengolahan data dilakukan untuk memperoleh anomali medan magnet lokal. Data anomali medan magnet lokal ini dimodelkan dengan perangkat lunak Mag2DC for Windows. Model dengan nilai suseptibilitas 0,0093 – 0,0186 cgs diinterpretasikan sebagai pasir besi yang tercampur dengan lempung, pasir, kerikil dan kerakal dari alluvium dengan variasi kedalaman dari 0 m sampai 73,88 m. Model dengan nilai suseptibilitas 0,005 – 0,008 cgs diinterpretasikan sebagai formasi alluvium yang tersusun atas perselingan lempung, lanau, pasir kerikil dan kerakal. Model dengan nilai suseptibilitas 0,002 – 0,0176 cgs diinterpretasikan komponen batuan dari formasi halang yang tersusun atas batu gamping, breksi dengan komponen andesit, perselingan batupasir, batu lempung, napal, dan batu pasir tufan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Survey of magnetic anomaly data has been done in the coastal area of western subdistrict Nusawungu Cilacap regency. This research aims to know the distribution model of magnetic anomalies and know the prospect zone of iron sand in the research area. The step of research is data acquisition, data processing and interpretation of data. The results obtained from data acquisition is a total magnetic field data and position in each measurement. Data processing is carried out to obtain the local magnetic field anomalies. Local magnetic field anomaly data is modeled by software Mag2DC for Windows. The model with suseptibilities value 0,0093 – 0,0186 cgs interpreted as iron sand mixed with clay, sand, gravel and pebble of alluvium formation in depth variation from 0 m to 73,88. Model with suseptibilities value 0,005 – 0,008 cgs interpreted as alluvium formation composed of alternation of clay, silt, sand, gravel and pebble. Model with suseptibilities value 0,002 – 0,0176 cgs interpreted as components of rocks from halang formation composed of limestone, breccia with andesite components, alternation of sandstone, clays, marl and tuffaceous sandstone. |
| Kata kunci | anomali magnetik, pasir besi, pesisir Kecamatan Nusawungu bagian barat |
| Pembimbing 1 | Sehah, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Sukmaji Anom Raharjo, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | 2017-11-20 14:04:47.837746 |