Artikel Ilmiah : C1F015082 a.n. RIZKI WIBIAS ANWAR MAULIDA

Kembali Update Delete

NIMC1F015082
NamamhsRIZKI WIBIAS ANWAR MAULIDA
Judul ArtikelANALISIS PENGARUH MATURITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) DAN KAPABILITAS APARAT PENGAWAS INTERNAL PEMERINTAH (APIP) TERHADAP OPINI LAPORAN KEUANGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Undang-undang No.17 Tahun 2003 tentang keuangan negara mengharuskan pengelolaan keuangan negara dilakukan secara trasparan dan akuntabel, yaitu dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip-prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintah yang telah diterima secara umum. Pada tahun 2015, laporan keuangan pemerintah yang mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian masih 60% (368 unit) dan terdapat 9 unit yang terlambat menyampaikan laporan keuangannya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh maturitas SPIP dan kapabilitas APIP terhadap opini laporan keuangan pada pemerintah pusat dan daerah.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitan ini adalah pemerintah pusat dan daerah. Sampel dalam peneitian ini diambil dengan teknik Purposive Sampling, dengan kriteria yaitu pemerintah pusat dan daerah yang sudah melakukan penilaian mandiri (self assessment) atas maturitas SPIP dan kapabilitas APIP, telah menyampaikan hasil penilaian tersebut kepada BPKP selaku Pembina APIP, serta telah mendapatkan opini audit dari BPK. Jenis dan sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh Badan Pemeriksa Keuangan, data internal pada Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (Dit. PPKD) BPKP, serta sumber lainnya yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern (APIP) berpengaruh positif terhadap Opini Laporan Keuangan.
Abtrak (Bhs. Inggris)State Law No.17 of 2003 on state finance requires the management of state finances to be conducted transparently and accountably, ie by submitting government finance accountability reports that meet the principles on time and prepared in accordance with generally accepted government accounting standards. By 2015, the government's financial statements that receive unqualified opinion are still 60% (368 units) and 9 units are late in submitting their financial statements. This research was conducted to analyze the effect of SPIP maturity and APIP capability to the opinion of financial report at central and regional government.
This research uses quantitative method. The population in this research is central and local government. The samples in this study were taken by purposive sampling technique, with criteria of central and local government which have done self assessment on SPIP maturity and APIP capability, have submitted the assessment result to BPKP as APIP coach, and have got audit opinion from BPK. Types and sources of data to be used in this study are secondary data obtained by BPK, internal data on the Deputy for Supervision of Regional Financial Implementation (Dit PPKD) BPKP, as well as other relevant sources.
The results showed that the maturity of the Government Internal Control System (SPIP) and the Capability of the Internal Supervisory Apparatus (APIP) had a positive effect on the Financial Statement Opinion.
Kata kunciinternal audit, opini, laporan keuangan, maturitas, SPIP, kapabilitas, APIP
Pembimbing 1Dr. Margani Pinasti, M.Si, Ak.
Pembimbing 2Drs. Sugiarto, M.Si, Ak.
Pembimbing 3Prof. Drs. Bambang Agus Pramuka, MA., Ph.D.,Ak
Tahun2017
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2017-11-16 16:52:35.447229
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.