Artikel Ilmiah : A1H012052 a.n. RIFQI AUFY FALAKHY

Kembali Update Delete

NIMA1H012052
NamamhsRIFQI AUFY FALAKHY
Judul ArtikelEFISIENSI RADIASI MATAHARI PADA PRODUKSI BENIH TANAMAN KENTANG (Solanum Tuberosum. L) SECARA AEROPONIK DI DATARAN RENDAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Produksi benih kentang di Indonesia umumnya bergantung pada hasil budidaya konvensional yang dilakukan di dataran tinggi, namun memiliki beberapa kendala, seperti jumlah panen yang terbatas dan besarnya radiasi matahari yang terbatas. Usaha yang digunakan untuk mengatasi kendala itu salah satunya adalah dengan metode aeroponik yang dilakukan di dataran rendah. Dataran rendah dipilih karena di dataran rendah memiliki radiasi matahari yang lebih banyak dibandingkan dengan budidaya di dataran tinggi dan mengurangi resistensi terhadap hama dan penyakit tanaman kentang. Produksi tanaman kentang dipengaruhi oleh jumlah radiasi matahari yang diterima. Efisiensi radiasi matahari (RUE) merupakan perbandingan antara radiasi matahari terintersepsi dengan jumlah biomassa yang terbentuk. Radiasi yang terintersepsi besarnya dipengaruhi oleh besarnya nilai LAI (Leaf Area Indeks). Radiasi intersepsi akan semakin besar seiring dengan besarnya nilai LAI. Oleh karena itu penelitian efisiensi radiasi matahari pada produksi benih kentang secara aeroponik didataran rendah perlu dilakukan dalam rangka peningkatan produksi benih kentang. Tujuan penelitian adalah mendapatkan nilai efisiensi radiasi matahari yang digunakan tanaman kentang di dataran rendah serta membandingkan pertumbuhan dan hasil kentang antara stek 1 dan stek 2 berdasarkan nilai efisiensi radiasi matahari. Data yang diperoleh ditabulasikan dan disajikan dalam bentuk grafik. Berdasarkan data dan grafik dilakukan analisis menggunakan metode regresi. Hasil penelitian menunjukan efisiensi radiasi matahari tanaman kentang stek 1 dan stek 2 yang menghasilkan nilai efisiensi : 10.22 g/MJ dan pada stek 2 adalah 10.98 g/MJ. Efisiensi radiasi matahari yang diperoleh tidak menunjukan adanya perbedaan karena tanaman kentang menggunakan varietas yang sama yaitu kentang varietas granola. Pertumbuhan tanaman kentang dilihat berdasarkan variabel-variabel pertubuhan serta umbi yang dihasilkan paling baik adalah tanaman kentang yang berasal dari stek 2.
Abtrak (Bhs. Inggris)Production of potato seeds in Indonesia generally depends on conventional cultivation yields in the highlands, but has several constraints, such as limited harvesting and limited amount of solar radiation. The effort which is used to overcome the obstacle and the one of the methods that are used in lowland. Lowlands are chosen because in the lowlands have more solar radiation compared to the cultivation in the highlands and reduce resistance to potato pests and diseases of plants. Production of potato plants is influenced by the amount of solar radiation. The efficiency of solar radiation (RUE) is the ratio between the inter-interrupted solar radiation and the amount of biomass formed. The intercepted radiation is influenced by the LAI value (Leaf Area Index). Interception radiation will increase with LAI values. Therefore, solar radiation efficiency reserch in aeroponic potato seed production in the lowlands needs to be done in order to increase the production of potato seeds. The objectives of the research were to obtain the value of solar radiation efficiency used by lowland potato plants and to compare the growth and yield of potatoes between cuttings 1 and cuttings 2 based on solar radiation efficiency. The data obtained is tabulated and presented in graphical form. Based on the data and graphs were analyzed using regression method. The results showed the efficiency of solar radiation of potato cuttings 1 and cuttings 2 which yield efficiency value: 10,22 g / MJ and on cuttings 2 is 10,98 g / MJ. The efficiency of solar radiation obtained did not show any difference because the potatoes are using the same varieties, namely potatoes of granola varieties. Growth of potato plants is seen based on the variables of growth and tubers produced the best is potato crops derived from cuttings 2.
Kata kunciKentang, Aeroponik, Efisiensi, Radiasi matahari, Dataran rendah, produksi benih
Pembimbing 1Dr. Eni Sumarni. STP.,Msi.
Pembimbing 2Furqon.STP.,Msi
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-11-14 06:47:59.749864
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.