Artikel Ilmiah : A1C013063 a.n. MEGA HERLINDI
| NIM | A1C013063 |
|---|---|
| Namamhs | MEGA HERLINDI |
| Judul Artikel | Kajian Pengembangan Komoditas Durian Unggulan di Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Desa Pageralang merupakan desa penghasil komoditas durian terbesar di Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas. Komoditas durian merupakan komoditas yang memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Hal tersebut dapat terlihat dari permintaan masyarakat akan buah durian yang semakin tinggi. Karena itu para petani di Desa Pageralang menanam beberapa varietas durian unggul seperti Monthong, Kani, dan Sunan. Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengetahui prioritas varietas durian unggulan yang dikembangkan di Desa Pageralang, 2) mengetahui kelayakan usahatani komoditas durian di Desa Pageralang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Mei sampai dengan 20 Juni 2017. Metode analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Net Benefit Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas durian yang menjadi prioritas untuk dikembangkan di Desa Pageralang adalah varietas Sunan. Usahatani durian Sunan dinyatakan layak untuk diusahakan dengan nilai NPV sebesar sebesar Rp20.053.914,35, IRR sebesar 22% dan Net B/C sebesar 1,52. Usahatani durian Kani dinyatakan layak untuk diusahakan dengan nilai NPV sebesar Rp42.348.317,14, IRR sebesar 31% dan Net B/C sebesar 3,20. Usahatani durian Monthong dinyatakan layak untuk diusahakan dengan nilai NPV sebesar Rp37.070.291,94, IRR sebesar 32% dan Net B/C sebesar 3,43. Kata kunci: durian, prioritas, Analytical Hierarchy Process, usahatani |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Pageralang village is the largest producer of durian commodity in Kemranjen sub-district of Banyumas regency. Durian commodities are commodities that have promising economic prospects. This can be seen from the public demand for durian fruit that is getting higher. Therefore, farmers in Pageralang village plant some superior durian varieties such as Monthong, Kani, and Sunan. The purposes of this research are: 1) to know the priority of superior durian varieties developed in Pageralang village, 2) to know the feasibility of durian commodity farmed in Pageralang village.The data were collected by survey and interview. The method of analysis used are Analytical Hierarchy Process, Net Present Value, Internal Rate of Return, and Net Benefit Cost Ratio. The result shows that durian varieties became priority developed in Pageralang village is Sunan varieties. Sunan durian farming is suitable to be cultivated with NPV value of Rp20.053.914,35, IRR of 22% and Net B/ C of 1.52. Kani durian farming system is possible to be cultivated with NPV value of Rp42.348.317,14, IRR of 31% and Net B/C of 3.20. Monthong durian farm is acceptable to be cultivated with NPV value of Rp37.070.291,94, IRR of 32% and Net B/C of 3.43. Keywords: durian, priority, Analytical Hierarchy Process, farming |
| Kata kunci | durian, prioritas, Analytical Hierarchy Process, usahatani |
| Pembimbing 1 | Ir. S.H. Suseno, S.U. |
| Pembimbing 2 | Ir. Sundari, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2017-11-13 18:54:34.560834 |