Artikel Ilmiah : G1G013048 a.n. LAKSMITA TANJUNG

Kembali Update Delete

NIMG1G013048
NamamhsLAKSMITA TANJUNG
Judul ArtikelPENGARUH ROKOK KRETEK, ROKOK DIVINE KRETEK, DAN ROKOK ELEKTRIK TERHADAP ABNORMALITAS INTI SEL PADA MUKOSA BUKAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Merokok adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh individu dengan membakar dan menghisap rokok serta dapat menimbulkan asap yang dapat terhisap orang orang yang di sekitarnya. Seiring perkembangan zaman, cara merokok mulai berkembang dari rokok konvensional hingga rokok elektrik. Rokok konvensional adalah rokok kretek selain itu inovasi rokok berkembang menjadi dengan adanya rokok divine kretek. Rokok divine kretek adalah salah satu produk yang menggunakan prinsip nanobiologi. Rokok elektrik merupakan rokok dengan bantuan tenaga baterai dan menggunakan cairan untuk menghasilkan uap rokok. Asap rokok akan mengahasilkan subtansi genotoksik yang dapat menyebabkan kerusakan siklus pembelahan sel dan apoptosis sel. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan dan menganalisis abnormalitas inti sel pada mukosa bukal. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah metode consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan sampel 54 responden yang dibagi menjadi 3 kelompok yaitu 18 kelompok perokok kretek, 18 responden kelompok perokok divine kretek, dan 18 responden perokok elektrik. Kriteria inklusi yaitu perokok yang berjenis kelamin laki-laki, usia 20-40 tahun, dan merokok minimal selama 1 tahun. Semua kelompok diambil sampel pada sel epitel mukosa bukal menggunakan cytobrush dan dibuat preparat serta diamati sel yang mengalami abnormalitas inti sel. Analisa statistik yang digunakan yaitu uji One-WayANOVA dan uji lanjut Post Hoc. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan abnormalitas inti sel pada setiap kelompok rokok. Simpulan dari penelitian ini abnormalitas inti sel lebih tinggi pada rokok kretek daripada rokok divine dan rokok elektrik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Smoking is an activity which is done by burning and inhaling cigarettes that generate smokes which can be inhaled by those around them. As the era goes by, smoking method has been developed from conventional cigarette to electrical cigarette. Conventional cigarettes is kretek cigarettes, while the developed cigarrete is divine cigarette. Divine cigarettes is one of the products that use the principle of nanobiology. Electric cigarettes use battery power and liquid to produce smoke. Cigarette smoke will produce a genotoxic substance that can cause damage to cell division cycles and cell apoptosis. The purpose of this study was to compare and analyze the abnormalities of cell nuclei in the buccal mucosa. The type of this research was analytic observational with cross sectional design. Sample technique was consecutive sampling method. This study used 54 respondent divided into 3 groups, 18 kretek cigarette smokers groups, 18 respondents of divine cigarette smokers group and 18 respondents of electric smokers. Inclusion criteria ware male smoker, age 20-40 years old, smoking duration at least 1 year. Samples in all group were taken from buccal mucosal epithelial cells using cytobrush. Sampel preparation was done and observed under microscopes to determine which cells undergoing nuclear abnormalities. Data were statistically analyzed using One-way ANOVA Test and Post Hoc advanced test. The resultsshowed differences nuclear abnormalities in each group. Conclusion from this study was cell nuclear abnormalities were higher in kretek cigarette smoking than divine cigarette and electrical cigarette smoking.
Kata kunciRokok Kretek, Rokok Divine Kretek, Rokok Elektrik, Abnormalitas Inti sel
Pembimbing 1drg. Rinawati Satrio, M.Si
Pembimbing 2Dr. dr. Dody Novrial, M.Si.Med., Sp.PA
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2017-11-08 23:00:58.359369
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.