Artikel Ilmiah : D1E013155 a.n. YUSUF NUR WAHYU

Kembali Update Delete

NIMD1E013155
NamamhsYUSUF NUR WAHYU
Judul ArtikelPENGARUH LAMA POST THAWING DAN BANGSA SAPI YANG BERBEDA TERHADAP MOTILITAS DAN VIABILITAS SEMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama post thawing dan bangsa sapi yang berbeda terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 36 straw yang terdiri dari 12 straw Simmental, 12 straw Brahman, dan 12 straw Limousine. Larutan yang digunakan adalah larutan eosin-nigrosin, nitrogen cair. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental yang dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan pola faktorial. Perlakuan yang diuji yaitu A1= lama post thawing 20 menit, A2= lama post thawing 40 menit, A3= lama post thawing 60 menit, B1= straw sapi Simmental, B2= straw sapi Brahman, dan B3= straw sapi Limousine. Peubah yang diukur adalah motilitas dan viabilitas spermatozoa. Hasil penelitian motilitas pada lama post thawing 20, 40, dan 60 menit yaitu 51,99 ± 1,3; 44,77 ± 2,0 dan 38,33 ± 3,0 dan viabilitas spermatozoa pada lama post thawing 20, 40, dan 60 menit yaitu 55,42 ± 0,9; 48,46 ± 1,9 dan 40,11 ± 2,3. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara lama post thawing dengan bangsa sapi yang berbeda terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa, namun lama post thawing yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa, sedangkan bangsa sapi yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin lama waktu post thawing akan menurunkan persentase motilitas dan viabilitas spermatozoa.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research was aimed to find out the effect of different post thawing time and cattle breeds on spermatozoa post thawing motility and viability. The used materials of this research were 36 frozen semen straws, which contains of 12 of Simmental bull straws, 12 of Brahman bull straws, 12 of Limousine bull straws, eosin-nigrosin solution, and liquid nitrogen. The research used experimental method and that was designed using a completely randomized design (CRD) with factorial pattern. The tested treatments were A1= 20 minutes of post thawing time, A2= 40 minutes of post thawing time, A3= 60 minutes of post thawing time, B1= Simmental’s bull straw, B2= Brahman’s bull straw, and B3= Limousine’s bull straw. The measured variables were the spermatozoa post thawing motility and viability. The average spermatozoa post thawing motility percentage of 20, 40, and 60 minutes is 51.99 ± 1.3; 44.77 ± 2.0 and 38.33 ± 3.0 respectively, and the average viability percentage for 20, 40, and 60 minutes post thawing time is 55.42 ± 0.9; 48.46 ± 1.9, dan 40.11 ± 2.3, respectively. The research showed that there was no interaction (P>0.05) effect between post thawing time and cattle breeds on spermatozoa post thawing motility and viability. Both of the treatments i.e. post thawing time and cattle breeds had significant effect (P<0.01) on spermatozoa post thawing motility and viability. This research was concluded that extending post thawing time could decrease percentage of spermatozoa post thawing motility and viability.
Kata kuncimotilitas spermatozoa, viabilitas spermatozoa, lama post thawing, straw, semen beku
Pembimbing 1Prof. Ir. Dadang Mulyadi Saleh, M.S., M.Agr.Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Pambudi Yuwono, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2017-11-03 18:36:36.600848
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.