| NIM | H1K013006 |
| Namamhs | HAJI MUSTAKIN |
| Judul Artikel | ANALISIS CITRA DIGITAL MULTI-TINGKAT UNTUK MENGETAHUI TUTUPAN DASAR PERAIRAN LAUT DANGKAL (STUDI KASUS: NGAFAN KEI BESAR SELATAN MALUKU TENGGARA)
|
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki potensi pada dasar perairan laut dangkal. Analisis citra multi-tingkat menjadi alternatif untuk mendapatkan informasi potensi dasar perairan laut dangkal yang detil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan dasar perairan laut dangkal berdasarkan analisis citra multi-tingkat serta mengetahui tingkat akurasinya. Citra satelit yang digunakan adalah Worldview-2 dan Landsat-8. Survei dilakukan pada bulan Mei 2017 di Desa Ngafan, Pulau Kei Besar. Klasifikasi multispektral diterapkan pada data terkoreksi radiometrik dan kolom perairan. Data lapangan diperoleh dari foto kuadrat dan metode Rapid Reef Asessment. Penilaian akurasi dilakukan dengan confussion matrix. Hasil analisis pada WorldView-2 (4 kelas umum dan 7 kelas campuran), pada Landsat-8 (3 kelas umum dan 6 kelas campuran). Hasil in-situ pada karang stasiun 1 (12%), stasiun 2 (50,5%), stasiun 3 (42,21%), stasiun 5 (25,42%), padang lamun stasiun 1 (40%), stasiun 4 (60%) dan makroalga stasiun 1 (12%), stasiun 3 (0,02%) dan stasiun 5 (0,05%). Uji akurasi kelas umum WorldView-2 (65,39%) dan Landsat-8 (60,29%), kelas campuran WorldView-2 (43,39%) dan Landsat-8 (37,14%). Tutupan in-situ karang adalah buruk, cukup baik dan baik, padang lamun adalah sangat baik dan makroalga adalah kurang baik. Citra WorldView-2 memiliki akurasi yang lebih baik daripada Landsat-8 untuk kelas umum maupun campuran. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia is the archipelagic country that has the potential in bottom of marine shallow-water. The multi-level image analysis are breakthrough to obtained potential information of bottom marine shallow-waters that are detailed. This research aimed to investigated percent cover of bottom marine shallow-waters based on multi-level image analysis, insitu observation and determine of level accuracy. Image satellite were used are WorldView-2 and Landsat-8. Field survei was carried out in May 2017 in Kei Besar Island, Southeast Maluku. The multispectral classification is applied to corected data of radiometric, and shallow-water marine column. The data was accepted from photo-quadrate and Rapid Reef Asessment. Accuracy asessment were used confusion matrix analysis. The result in coral reefs are station 1 (12%), station 2 (50,5%), station 3 (42,21%), station 5 (25,42%), in seagrass are station 1 (40%), station 4 (60%) and in macroalgae are station 1 (12%), station 3 (0,02%) and station 5 (0,05%). The image result of general class was 65,39% (WorldView-2) and 60,29% (Landsat-8), mixed class are 43,39% (WorldView-2) and 37,14% (Landsat-8). Percent cover category of coral reefs were bad, good and great, seagrass were excellent and macroalgae were bad. WorldView-2 image satellite has very well than Landsat-8 for both class (general and mixed) |
| Kata kunci | Citra Multi-Tingkat, Tutupan Dasar Perairan, Pulau Kei Besar, Uji Akurasi |
| Pembimbing 1 | Dr. Amron, S.Pi., M. Si. |
| Pembimbing 2 | Doddy M. Yuwono, M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2017-11-03 08:44:05.69229 |
|---|