Artikel Ilmiah : F1I013004 a.n. MUHAMMAD TRI ARDIYANTO

Kembali Update Delete

NIMF1I013004
NamamhsMUHAMMAD TRI ARDIYANTO
Judul ArtikelPERBANDINGAN KEADILAN TRANSISIONAL DI AFRIKA SELATAN DAN INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia) Jurnal ini bertujuan untuk membandingkan keadilan transisional antara Afrika Selatan dan Indonesia. Kedua negara memiliki masalah dan latar belakang yang sama yang dapat dieksplorasi dan diidentifikasi. Di Afrika Selatan ada sebuah politik Apartheid yang merupakan intimidasi etnis kulit hitam di Afrika Selatan. Apartheid politic berawal saat jenis industri tambang di Afrika Selatan mencari pekerja murah dalam memproduksi bahan. Industri yang dikendalikan oleh etnis kulit putih mulai melakukan politik segregasionis. Politik ini menjadi penyebab rasisme etnis kulit hitam di semua sektor di Afrika Selatan.
Di Indonesia ada perbedaan dalam keadilan transisional dengan Afrika Selatan. Afrika Selatan benar-benar mengacu pada kasus rasial dalam menerapkan keadilan transisional. Namun kedua negara memiliki latar belakang yang sama di masa lalu tentang sistem politik yang cenderung berwibawa. Pembatasan hak asasi manusia dan kekerasan manusia menjadi alasan utama kedua negara untuk melakukan keadilan transisional.
Begitu banyak orang di kedua negara menjadi korban kekerasan manusia karena penguasa pemerintahan di masa lalu. Apalagi, hampir keluarga yang menjadi korban pemerintahan otorita di masa lalu menuntut keadilan. Prosedur, kegagalan dan keberhasilan keadilan transisional kedua negara dapat diidentifikasi oleh faktor intern dan eksternal mereka. Faktor-faktor ini bisa menjadi pelajaran bagi negara yang menghadapi keadilan transisional
Abtrak (Bhs. Inggris)This Journal aimed to compare transitional justice between South Africa and Indonesia. Both country have similar problem and background which is can be explored and identified. In South Africa there was an Apartheid politic which is intimidation black ethnic in South Africa. Apartheid politic began when kind of mine industrial in South Africa looking for cheap worker in producing material. The industrial controlled by white ethnic started conducted politic of segregasionist. This politic become the cause of racism black ethnic in all sectors in South Africa.
In Indonesia there is a difference in transitional justice with South Africa. South Africa absolutely refer to racial case in implemented transitional justice. But the both country have similar background in the past about the system of politic which is tend to Authoritian. The restriction of human rights and human violence become the main reason of both country to strike for transitional justice.
So many people in the both country become the victims of human violence because the authoritian of government in the past. Moreover, almost family which is become the victim of the authoritian government in the past sue for justice. The procedure, fail and success of transitional justice both country can be identified by their intern and extern factors. These factors can be a lesson for country which is face transitional justice.
Kata kunciKeadilan Transisi, Afrika Selatan, Rekonsiliasi, Indonesia
Pembimbing 1Renny Miryanti S.IP. M.Si
Pembimbing 2Dr. Agus Haryanto, M.Si
Pembimbing 3Muhammad Yamin, S.IP. M.Si
Tahun2015
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2017-10-31 12:54:48.718298
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.