Artikel Ilmiah : F1B113052 a.n. TIARA PANGESTIKA

Kembali Update Delete

NIMF1B113052
NamamhsTIARA PANGESTIKA
Judul ArtikelDAMPAK PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA KECIL DAN MENENGAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan suatu jenis kegiatan usaha yang dilakukan oleh pelaku – pelaku dengan skala usaha mikro, kecil dan menengah. UMKM ini merupakan suatu alternatif yang digunakan oleh pemerintah Indonesia sebagai bentuk dari pengentasan permasalahan kemiskinan dan pengangguran. Namun, pada kenyataan UMKM yang digadang dapat meningkatkan kesejahteraan memiliki berbagai kendala salah satunya yang paling populer ialah daya saing. Daya saing menjadi kajian yang perlu untuk dipelajari khususnya bagi pelaku UMKM karena daya saing sangat berpengaruh terhadap tingkat penjualan dan juga produktivitas. Pemerintah sangat penting untuk tidak hanya menggalakan UMKM di setiap daerah namun juga didampingi dengan pemberdayaan UMKM yang menyoroti pada bagaimana pelaku UMKM dapat bersaing dengan pelaku usaha lokal maupun internasional untuk dapat bersaing, mempertahankan eksistensi dan meningkatkan penjualan.
Untuk memotivasi dan juga mendukung adanya usaha kecil dan menengah, pemerintah kabupaten Banyumas melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah memiliki sebuah program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif usaha kecil dan menengah (PK3UKM). Program ini telah berjalan sejak tahun 2013 yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas, oleh karena itu perlu adanya evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan , apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan atau belum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program PK3UKM terhadap kesejahteraan di Kabupaten Banyumas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Kebijakan Publik dengan mengkaji pada evaluasi dampak. Pendekatan evaluasi dalam penelitian ini adalah comparative after only dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan random sampling dengan jumlah sampel untuk masing-masing kelompok treatment dan kelompok control adalah 59 orang. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan mannwhitney u-test.
Hasil penelitian diketahui terdapat perbedaan antara kondisi kelompok treatment dengan kelompok control setelah dilakukannya program PK3UKM. Kondisi setelah program PK3UKM pada kelompok treatment lebih baik daripada kelompok control dan dampak program PK3UKM lebih dapat dirasakan oleh kelompok treatmentdaripada kelompok control. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa program PK3UKM memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Micro, small and medium enterprises (SMEs) is a kind of business activities conducted by actors with scale of micro, small and medium enterprises. This SMEs is an alternative that is used by the Indonesian government as a form of poverty alleviation and unemployment. However, the fact that SMEs are staying up can improve the welfare has many obstacles one of the most popular is the competitiveness. Competitiveness becomes a study that needs to be learned, especially for the perpetrators of SMEs because competitiveness is very influential on the level of sales and productivity. The government is very important to not only encourage SMEs in each region but also accompanied by the empowerment of SMEs which highlights on how SMEs actors can compete with local and international business actors to compete, maintain existence and increase sales.
To motivate and also support the existence of small and medium enterprises, Banyumas district government through the Office of Manpower, Cooperatives and Small and Medium Enterprises has an entrepreneurship development program and competitive advantage of small and medium enterprises (PK3UKM). This program has been running since 2013 that spread in almost all districts in Banyumas Regency, therefore it is necessary to evaluate the impacts caused, whether it is in accordance with the desired or not. This study aims to determine the impact of PK3UKM program on welfare in Banyumas regency. The theory used in this research is the theory of Public Policy by reviewing the impact evaluation. The evaluation approach in this research is comparative after only by using quantitative method. The sampling technique using random sampling with the number of samples for each treatment group and control group is 59 people. Data analysis techniques use frequency distribution and mannwhitney u-test.
The result showed that there was a difference between treatment group condition and control group after PK3UKM program. The condition after PK3UKM program in treatment group was better than control group and PK3UKM program impact was more felt by treatment group than control group. Therefore it can be concluded that the PK3UKM program has a positive impact on the welfare of the community in South Purwokerto District, Banyumas Regency.
Kata kunciDampak, Daya saing, Evaluasi, Kesejahteraan Masyarakat, Program PK3UKM
Pembimbing 1Dr. Slamet Rosyadi, M.Si
Pembimbing 2Drs. Pawrtha Dharma, M.Si
Pembimbing 3Drs. Moh. Imron, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2017-10-31 09:24:04.019534
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.