Artikel Ilmiah : C1A013037 a.n. RIFAN NURIRFANI
| NIM | C1A013037 |
|---|---|
| Namamhs | RIFAN NURIRFANI |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, UPAH MINIMUM REGIONAL, DAN SUKU BUNGA INTERNASIONAL TERHADAP INVESTASI ASING DI PROVINSI JAWA BARAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “Analisis Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar, Upah Minimum Regional, dan Suku Bunga Internasional Terhadap Investasi Asing di Provinsi Jawa Barat”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh inflasi, nilai tukar, upah minimum regional, dan suku bunga internasional terhadap investasi asing di Provinsi Jawa Barat dan mengetahui variabel yang paling memengaruhi investasi asing di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan di wilayah Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series dengan periode pengamatan tahun 2001-2016. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda metode Ordinary Least Square (OLS) dan analisis elastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan Secara bersama-sama variabel inflasi, nilai tukar, upah minimum regional, dan suku bunga internasional berpengaruh signifikan terhadap investasi asing di Provinsi Jawa Barat. Secara parsial, variabel inflasi dan upah minimum regional berpengaruh positif dan signifikan terhadap investasi asing, variabel nilai tukar berpengaruh postif namun tidak signifikan, sedangkan suku bunga berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap investasi asing di Provinsi Jawa Barat. Faktor yang paling besar perngaruhnya terhadap investasi asing Provinsi Jawa Barat adalah upah minimum regional. Implikasi untuk penelitian ini yaitu pemerintah pusat harus tetap menjaga iklim investasi dengan kondusif sehingga dapat menjaga kepercayaan para investor asing dalam menanamkan modalnya. Oleh karena itu pemerintah pusat harus memberi kemudahan dalam memberikan perizinan kepada para calon investor sehingga mereka dapat tertarik untuk berinvestasi serta menjaga kestabilan perekonomian. Serta pemberian tingkat upah yang sesuai standar hidup layak dan mampu memenuhi kebutuhan pokok pekerja merupakan salah satu faktor penentu meningkatnya produktivitas yang bertujuan untuk peningkatan penanaman modal asing. Dengan begitu pemerintah daerah juga perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan pendirian lembaga pelatihan untuk meningkatkan keterampilan bagi para calon pekerja swasta. Sehingga upah yang diberikan sebanding dengan output yang dhasilkannya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study entitled "Influence Analysis of Inflation, Exchange Rate, Regional Minimum Wage, and International Interest Rate on Foreign Investment in West Java Province". The purpose of this research is to know the influence of inflation, exchange rate, regional minimum wage, and international interest rate to foreign investment in West Java Province and to know the variables that most influence foreign investment in West Java Province. This research was conducted in West Java Province. This study uses secondary data in the form of time series data with observation period of 2001-2016. Analyzer used in this research is multiple linear regression method Ordinary Least Square (OLS) and elasticity analysis. The results of this study indicate Together the variables of inflation, exchange rate, regional minimum wage, and international interest rates have a significant effect on foreign investment in West Java Province. Partially, inflation variable and regional minimum wage have positive and significant influence to foreign investment, exchange rate variable has positive but not significant influence, while interest rate has negative and insignificant effect to foreign investment in West Java Province. The biggest factor affecting foreign investment in West Java Province is the regional minimum wage. The implication for this research is that the central government must keep the investment climate conducive so as to maintain the confidence of foreign investors in investing their capital. Therefore, the central government should provide easiness in providing permits to potential investors so they can be interested to invest as well as maintain the stability of the economy. And the provision of appropriate wage levels of decent living standards and able to meet the basic needs of workers is one of the determinants of increased productivity that aims to increase foreign investment. Thus the local government also needs to improve the quality of human resources with the establishment of training institutions to improve the skills for potential private workers. So that the given wage is proportional to the output that it produces. |
| Kata kunci | Investasi Asing, Inflasi, Nilai Tukar, Upah Minimum Regional, Suku Bunga Internasional |
| Pembimbing 1 | Dr. Diah Setyorini Gunawan, SE.M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Neni Widayaningsih, M.M |
| Pembimbing 3 | Drs. H. Hary Pudjianto, MM |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 92 |
| Tgl. Entri | 2017-10-31 09:08:22.036273 |