Artikel Ilmiah : H1A013007 a.n. WAHYONO

Kembali Update Delete

NIMH1A013007
NamamhsWAHYONO
Judul ArtikelOPTIMASI FORMULASI SAMPO BERBAHAN DASAR MINYAK BIJI NYAMPLUNG (Calophyllum inophyllum L) DENGAN PENAMBAHAN MINYAK ATSIRI BUNGA MAWAR (Rosa L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sampo adalah sediaan yang mengandung surfaktan yang berguna untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut. Sampo dalam penelitian ini menggunakan metil ester sulfonat (MES) yang berasal dari minyak biji nyamplung (Calophyllum inophyllum L) sebagai surfaktan utama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik sampo hasil formulasi berdasarkan SNI 06-2692-1992 dan mengetahui kadar minyak atsiri bunga mawar yang menghasilkan sampo dengan karakteristik terbaik berdasarkan SNI 06-2692-1992. Variasi dalam penelitian ini yaitu konsentrasi minyak atsiri bunga mawar 0,5; 1,0; 2,0; 4,0; dan 7,0% (b/b). Bahan-bahan penyusun lainnya dalam formulasi sampo antara lain MES, SLS, EDTA, CMC, NaCl, dan air. Sampo hasil formulasi dikarakterisasi derajat keasaman (pH), alkali bebas, kadar air, stabilitas emulsi, dan stabilitas busa. Semua hasil karakterisasi masuk ke dalam rentang SNI 06-2692-1992. Hasil karakterisasi kemudian dianalisis menggunakan metode oneway ANOVA dengan menggunakan program SPSS 16,0 dan dilanjutkan dengan uji Duncan dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Selanjutnya dilakukan uji efektivitas untuk menentukan nilai produk terbaik. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sampo dengan kadar minyak atsiri bunga mawar 1,0% adalah sampo terbaik hasil formulasi. Sampo tersebut memiliki karakteristik antara lain nilai pH sebesar 7,00, negatif alkali bebas, kadar air sebesar 70,462%, nilai stabilitas emulsi sebesar 85,262%, dan nilai stabilitas busa sebesar 70,058%. Uji hedonik untuk sampo dengan karakteristik terbaik menghasilkan tingkat sangat suka untuk aroma dan tingkat suka untuk warna, kekentalan, dan banyaknya busa.
Abtrak (Bhs. Inggris)The shampoo is a substance which contain surfactant that used to remove dirts on the hair. Methyl ester sulfonate (MES) is used to make shampoo that derived from nyamplung seeds oil (Calophyllum inophyllum L) as the primary surfactant. The purpose of this study is to determine the best characteristic of shampoo formulation and roses essential oil content level in shampoo formulation based on SNI 06-2692-1992. Variations of roses essential oil concentration which is used in this study are 0.5; 1.0; 2.0; 4.0; and 7.0% (w/w). Other constituent materials which is used in shampoo formulation includes MES, SLS, EDTA, CMC, NaCl, and water. Degree of acidity (pH), free alkali content, moisture content, emulsion stability and foam stability of product were characterized. All the characterization result is on SNI 06-2692-1992 range. All the results had been analyzed using one way ANOVA method by using SPSS 16.00 and continued by Duncan with significant level 95% (α=0.05). Furthermore, the effectiveness test had been conducted to determine the best product value. Shampoo with 1.0% rose’s essential oil content gave the best result. The best product has pH value 7.00, negative free alkali, water content 70.462%, emulsion stability 85.262%, and foam stability 70.058%. Hedonic test toward product is conducted and gave result for the most rate is for the smell and rate for the color, viscosity, and amount of foam.
Kata kuncisampo, minyak biji nyamplung, metil ester sulfonat, minyak atsiri bunga mawar.
Pembimbing 1Moch. Chasani, M.Si
Pembimbing 2Senny Widyaningsih, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman2
Tgl. Entri2017-10-27 10:49:52.784774
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.