Artikel Ilmiah : H1F013073 a.n. JAVIER NAUVEL SULTHONI
| NIM | H1F013073 |
|---|---|
| Namamhs | JAVIER NAUVEL SULTHONI |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN KONTROL STRUKTUR TERHADAP MINERALISASI EPITHERMAL BERDASARKAN ANALISIS TENSOR DAN GEOKIMIA DI GUNUNG IJO DAN SEKITARNYA, PEGUNUNGAN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Kulon Progo tersusun dari berbagai formasi dan struktur disertai dengan sejarah geologi yang panjang. Struktur geologi merupakan kontrol yang kuat pada sistem epithermal. Kulon Progo dan sekitarnya termasuk kedalam busur endapan Au-Ag lingkar pasifik diketahui merupakan host rock mineralisasi epithermal dengan umur neogen yang menghasilkan mineralisasi emas dan logam lainnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi struktur dan paleostress dan mengaitkannya terhadap pesebaran mineralisasi daerah penelitian. Metode: Penelitian lapangan meliputi pemetaan permukaan, pengambilan sampel batuan, dan pengukuran struktur geologi. Penelitian laboratorium meliputi analisis citra SRTM, geomorfologi, tektonostratigrafi, struktur, tensor, mineralogi, geokimia, dan studi referensi. Studi struktur meliputi penggunaan perangkat lunak Win Tensor 5.0.7 dan Dips 5 yang dimanfaatkan dalam pengolahan data shear fracture, extensional fracture, minor dan major offset, vein, dan untuk rekonstruksi paleostress. Studi mineralisasi meliputi analisis geokimia berupa XRD dalam penentuan tipe alterasi dan AAS dalam pengukuran kandungan mineral logam. Hasil: Geologi daerah penelitian terdiri dari 5 satuan geomorfologi, 10 satuan batuan, 12 struktur geologi, 4 tipe alterasi, dan 3 zona mineralisasi. Rekonstruksi paleostress menghasilkan tiga fase tegasan yaitu fase 1 pure extension, fase 2 transtension, dan fase 3 pure strike slip yang secara berurutan disetarakan dengan fase pre-mineralisasi, ¬syn-mineralisasi, dan post-mineralisasi. Mineralisasi daerah penelitian dibagi kedalam 1 zona epithermal sulfidasi tinggi dan 2 zona epithermal sulfidasi rendah dengan keterdapatan mineralisasi Au, Ag, Cu, Pb, Zn, Fe, Hg, dan Sn. Kesimpulan: Kontrol struktur terhadap mineralisasi berkembang dalam tiga fase tegasan yaitu fase 1, fase 2, dan fase 3 yang mengontrol pesebaran mineralisasi dalam sistem porphyry related epithermal system. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Kulon Progo is formed by formations and structures with a long geohistory. Geological structure is a strong control to epithermal system. Kulon Progo and vicinity are among pacific arc Au-Ag deposit and known as neogene epithermal mineralisation host rock that yield gold mineralisation and other metals. Aim: This research aims to reconstruct structures and paleostress, and its implication to the mineralisation assemblage of research area. Method: Field research includes surface mapping, rock sampling, and geological structure measurement. Laboratory research includes SRTM, geomorphology, tectonostratigraphy, structure, tensor, mineralogy, geochemistry analysis, and references study. Study of structure includes Win Tensor 5.0.7 and Dips 5 usage to process shear fracture, extensional fracture, minor and major offset, vein, and to reconstruct the paleostress. Study of mineralisation includes geochemistry analysis in form of XRD to determine alteration type and AAS to measure metal composition. Result: Geology of the research area is formed from 5 geomorphological units, 10 rock units, 12 structures, 4 alteration types, and 3 mineralisation zones. Paleostress study reconstructed 3 stress phases consisting of phase 1 pure extension, phase 2 transtension, and phase 3 pure strike slip those in order are correlated to pre-mineralisation, syn-mineralisation, and post-mineralisation. Mineralisations of the research area are divided into 1 epithermal high sulphidation and 2 ephithermal low sulphidation zones with Au, Ag, Cu, Pb, Zn, Fe, Hg, and Sn mineral assemblage. Summary: Structural control to mineralisation developed in 3 stress phases which are phase 1, phase 2, and phase 3 that control the assemblage of mineralisation in porphyry related epithermal system. |
| Kata kunci | Kulon Progo, Geologi, Mineralisasi, Paleostress, Struktur. |
| Pembimbing 1 | Fadlin S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 2 | Asmoro Widagdo S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | Siswandi S.T., M.T. |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 199 |
| Tgl. Entri | 2017-10-19 21:22:07.198095 |