Artikel Ilmiah : H1F013022 a.n. DINAR ANISYAH PUTRI

Kembali Update Delete

NIMH1F013022
NamamhsDINAR ANISYAH PUTRI
Judul ArtikelGEOLOGI DAN BIOSTRATIGRAFI FORMASI TAPAK DAERAH KABUNDERAN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN KARANGANYAR, KABUPATEN PURBALINGGA, PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Secara administratif lokasi penelitian berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bobotsari dan Kecamatan Karanganyar. Posisi geografis berada pada 322000 mE-325000mE dan 9190000 mN-9198000 mN dengan luas daerah 28 m. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi empat satuan yaitu Satuan Dataran Aluvial Klawing, Satuan Punggungan Sinklin Banjarkerta, Satuan Punggungan Vulkanik Limbasari, dan Satuan Perbukitan Homoklin Bungkanel. Berdasarkan litostratigrafi tidak resmi, stratigrafi daerah penelitian terbagi menjadi empat satuan dari tua ke muda, yaitu Satuan breksi (Formasi Kumbang), Satuan batulempung-batupasir (Formasi Tapak), Satuan batupasir (Formasi Tapak) dan Satuan endapan aluvial. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian antara lain sesar dan lipatan. Struktur lipatan berupa sinklin yang berarah relatif barat laut-tenggara. Struktur sesar berupa sesar mendatar mengiri dengan arah relatif timur laut-barat daya. Studi biostratigrafi pada daerah penelitian berdasarkan pada analisis struktur sedimen, fasies sedimen, fosil jejak, dan foraminifera. Hasil analisis biostratigrafi pada daerah penelitian menunjukan Satuan batulempung-batupasir Formasi Tapak berumur Pliosen Awal-Pliosen Tengah dengan paleobatimetri Neritik Tengah-Transisi dan lingkungan pengendapan Shelf – Tidal Flat dan Satuan batupasir Formasi Tapak berumur Pliosen Tengah – Akhir dengan paleobatimetri neritik tepi – transisi serta lingkungan pengendapan Shelf – Tidal Flat. Potensi geologi yang terdapat pada daerah penelitian berupa potensi bahan galian dan potensi bencana geologi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Administratively, the research sites is located in two regencies, which are Bobotsari and Karanganyar. Geographical position of the research sites is at 322000 mE-325000mE and 9190000 mN-9198000 mN with an area of 28 m. Geomorphology of the research sites is divided into four units, which are Klawing Alluvial Fields Unit, Banjarkerta Syncline Ridge Unit, Limbasari Volcanic Ridge Unit, and Bungkanel Homocline Hills Unit. Based on unofficial litostratigraphy, stratigraphy of the study area is divided into four units from old to young which are Breccia Unit (Kumbang Formation), Sandstone-Claystone Unit (Tapak Formation), Sandstone Unit (Tapak Formation) and Alluvial Deposit Unit. The geological structure that developed in the research sites are folds and faults. Fold structure are sincline with relatively northwest-southeast orientation. Fault structure is a normal fault with northeast-southwest orientation. Biostratigraphy study in the research sites based on sediment structure analysis, sediment facies, traces fossils, and foraminifera. Biostratigraphy analysis results in the study area shows that Sandstone-Claystone Unit of the Tapak Formation has Early Pliocene-Middle Pliocene ages with Middle Neritic-Transition paleobathymetry and deposition environtment Shelf-Tidal Flat and Sandstone Unit of Tapak Formation has Middle to Late Pliocene ages with Inner Neritic-Transition paleobathymetry and deposition environment of Shelf-Tidal Flat. Geological potential that founds in the research sites are mining resources and geological hazards.
Kata kunciBiostratigrafi, Pliosen, Tapak, Lingkungan pengendapan
Pembimbing 1Dr. Rachmad Setijadi, S.Si., M.Si.
Pembimbing 2Fadlin, S.T., M.Eng.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-10-12 10:50:18.349776
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.