Artikel Ilmiah : A1C010049 a.n. CITRA LARASATI

Kembali Update Delete

NIMA1C010049
NamamhsCITRA LARASATI
Judul ArtikelSTRUKTUR DAN DISTRIBUSI PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA KALITINGGAR KECAMATAN PADAMARA KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rumah tangga petani di Desa Kalitinggar umumnya memiliki pendapatan yang tidak berasal dari satu sumber, tetapi berasal dari dua atau lebih sumber pendapatan. Pengusahaan lahan pertanian di Desa Kalitinggar relatif sempit menyebabkan rendahnya tingkat pendapatan rumah tangga petani, sehingga banyak petani dan anggota keluarga yang memiliki pekerjaan diluar usahatani (on farm) untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Pekerjaan yang umumnya dilakukan oleh petani di Desa Kalitinggar yaitu pekerjaan di sektor off farm dan non farm. Pekerjaan tambahan lain yang dijalani membuat terjadinya perbedaan struktur pendapatan rumah tangga petani yang menyebabkan perbedaan pendapatan total rumah tangga petani, sehingga menimbulkan ketidakmerataan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghitung rata-rata pendapatan rumah tangga petani per tahun 2) Menganalisis struktur dan distribusi pendapatan rumah tangga petani di Desa Kalitinggar Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga.
Penelitian dilaksanakan pada semua kelompok tani yang ada di Desa Kalitinggar Kecamatan Padamara Kabupaten Purbalingga yaitu kelompok tani Karya Mukti I dan kelompok tani Karya Mukti II pada tanggal 6 Januari sampai 31 Januari 2017. Terdapat 27 orang petani yang aktif di kelompok tani Karya Mukti I dan 21 orang petani yang aktif di kelompok tani Karya Mukti II. Sampel dipilih secara simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan usahatani, analisis deskriptif, dan analisis distribusi pendapatan.
Hasil penelitian menunjukkan persentase pendapatan rumah tangga petani tertinggi berasal dari usahatani lahan garapan (on farm) sebagai pendapatan utama yaitu 56,31%. Nilai persentase rumah tangga petani di daerah penelitian memiliki struktur pendapatan yang berasal dari on farm, off farm dan non farm yaitu sebanyak 60% dari rumah tangga petani responden. Distribusi pendapatan pada daerah penelitian tingkat ketimpangan distribusi pendapatannya tergolong rendah dengan angka koefisien Gini sebesar 0,20. Menurut metode Bank Dunia yang mendasarkan penilaian distribusi pendapatan atas jumlah pendapatan penduduk yang masuk kategori 40 persen terendah terhadap total pendapatan seluruh penduduk diatas 17 persen, maka distribusi pendapatan dikategorikan memiliki ketimpangan pendapatan rendah (low inequality). Persentase distribusi pendapatan pada daerah penelitian yaitu sebesar 26,14%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Farmers' households in Kalitinggar village generally have revenues not from one source, but from two or more sources of income. Farming of agricultural land in Kalitinggar village is relatively narrow resulting in low income levels of farm households, resulting in many farmers and family members who have jobs outside the on farm to meet their household needs. The work generally done by farmers in Kalitinggar Village is work in off farm and non farm sector. Other additional work undertaken leads to differences in the structure of household income of farmers which leads to a difference in total incomes of farm households, resulting in income inequality. The purpose of this study is to 1) Calculate the average income of farm households in one year 2) Analyzing the structure and distribution of household income of farmers in Kalitinggar Village, Padamara Sub-district, Purbalingga District.
The study was conducted on all farmer groups in Kalitinggar Village, Padamara Subdistrict, Purbalingga District, Karya Mukti I and Karya Mukti II Farmer Group on January 6 to January 31, 2017. There are 27 farmers active in the Karya Mukti I farmer group and 21 farmers active in the Karya Mukti II farmer group. The sample is selected by simple random sampling. Data analysis used is cost analysis and farm income, descriptive analysis, and income distribution analysis.
The results showed that the highest percentage of farmer household income was from farming on farms as main income of 45,14%. The percentage of farmers' households in the study area has a revenue structure from off farm, off farm and non farm as much as 60% of the households of the farmers. Distribution of income in the research area the level of inequality of income distribution is middle (between 0.36 to 0.49) with the Gini coefficient of 0,46. According to the World Bank's method of basing the revenue distribution of income received by 40 percent of the lowest income population, it shows that the distribution of income in the study area is also in the category of low inequality, which is 12 to 17 percent of the total income of all farmers. Percentage of income distribution in research area that is equal to 12,34%.
Kata kuncipendapatan rumah tangga, struktur dan distribusi pendapatan rumah tangga, pendapatan petani
Pembimbing 1Kusmantoro Edy Sularso
Pembimbing 2Tatang Widjojoko
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2017-10-10 15:33:43.683157
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.