Artikel Ilmiah : H1F012005 a.n. ERIZKY ADE KURNIAWAN

Kembali Update Delete

NIMH1F012005
NamamhsERIZKY ADE KURNIAWAN
Judul ArtikelSTUDI GEOLOGI TEKNIK UNTUK PEMODELAN ZONASI GERAKAN
TANAH SECARA SPASIAL DAN TEMPORAL DI KECAMATAN CILILIN,
KABUPATEN BANDUNG BARAT, PROVINSI JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah penelitian terletak di kecamatan Cililin dan sekitarnya, Kabupaten
Bandung Barat, provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan
pemodelan tingkat zonasi kerentanan bahaya gerakan tanah dengan pendekatan
kondisi geomorfologi, sifat-sifat tanah secara spasial, dan infiltrasi dari perubahan
curah hujan harian secara temporal. Pemodelan menggunakan TRIGRS versi 1.02 untuk menghitung faktor keamanan lereng berbasis grid
dengan ukuran 25 m x 25 akibat infiltrasi air hujan. Hasil pemodelan menunjukan
tingkat kerentanan gerakan tanah pada lokasi penelitian secara spasial dipengaruhi
oleh kondisi topografi, sifat-sifat keteknikan tanah, dan intensitas curah hujan.
Pengambilan sample tanah berdasarkan kondisi geologi dan diusahakan pada
kondisi lereng yang rentan, bila tidak ada lereng yang rentan dapat di lereng yang
stabil. Analisis yang dilakukan dengan uji infiltrasi, XRD dan mekanika tanah
yang penting digunakan dalam pemodelan TRIGRS meliputi berat isi tanah basah,
kohesi, sudut geser dalam, dan permeabilitas. Hasil pemodelan tingkat kerentanan
gerakan tanah di lokasi penelitian terdiri dari 5 tingkat berdasarkan faktor
keamanan yang diperoleh dari modifikasi klasifikasi Ward, 1976 dan kestabilan
lereng yang umum digunakan. Pada zona kerentanan tinggi memiliki nilai
infiltrasi yang besar, komposisi mineral lempungnya jenis mineral yang ekspansif,
dan nilai berat isi tanah basahnya besar, kohesi dan sudut geser dalamnya bernilai
kecil, dan permeabiltasnya bernilai besar. Kondisi kemiringan lereng menjadi
faktor penting yang umumnya berlereng terjal berzona tinggi, sedangkan lereng
landai hingga curam berzona aman. Kondisi curah hujan menjadi faktor
pengontrol penyebab perubahan tingkat kerentanan gerakan tanah secara
temporal. Tingkat kerentanan ini ada kesesuaian dengan lokasi-lokasi gerakan
tanah yang terjadi didaerah tersebut, sehingga pemodelan ini dapat digunakan
dalam mengkaji gerakan tanah secara spasial dan temporal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research area is located in Cililin subdistrict and surrounding area, West
Bandung regency, West Java province. This study aims to model the zonation
level of landslide hazard vulnerability with geomorphological conditions
approaching, soil properties spatially, and infiltration of changes in daily rainfall
temporally. Modeling using TRIGRS version 1.02 for to calculate
the grid-based slope safety factor of 25 m x 25 m to rainfall infiltration. The result
of modeling shows the level of landslide susceptibility at the research location is
spatially influenced by topography, soil engineering properties, and rainfall
intensity. Soil sampling is based on geological conditions and cultivated on
vulnerable slope conditions, where no slopes are susceptible to stable slopes.
Analyzes performed by infiltration, XRD and soil mechanics are important for use
in TRIGRS modeling including wet soil weight, cohesion, internal shear angle,
and permeability. The result of modeling of landslide susceptibility in the study
site consisted of 5 levels based on safety factor obtained from classification
modification Ward,1976 and commonly used slope stability. In high-susceptibility
zones have large infiltration values, mineral clay composition of expansive
mineral clay, and weight value of large wet soil content, its cohesion and shear
angle are small, and its permeability is of great value. Slope conditions become an
important factor that is generally a steep slope of high zones, while the slope of
the ramps to steep zero safe. Rainfall conditions become the controlling factor
causing temporal landslide vulnerability change. This level of vulnerability is
compatible with the landslide locations occurring in the area, so this modeling can
be used in assessing landslides spatially and temporally.
Kata kunciTRIGRS, gerakan tanah, faktor keamanan lereng, infiltrasi air hujan, mekanika tanah
Pembimbing 1Indra Permanajati, S.T., M.T
Pembimbing 2Dr. Ir. Adrin Tohari, M.Eng.
Pembimbing 3-
Tahun2017
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2017-09-17 14:22:30.250414
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.