Artikel Ilmiah : G1A013082 a.n. AZIZAH FITRIANA NURUL ILMI

Kembali Update Delete

NIMG1A013082
NamamhsAZIZAH FITRIANA NURUL ILMI
Judul ArtikelKorelasi Antara Lingkar Leher dengan Persentase Lemak Tubuh dan Tekanan Darah (Studi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Obesitas menjadi masalah serius di seluruh dunia. Obesitas merupakan faktor risiko terjadinya sindrom metabolik. Lingkar leher merupakan metode yang mudah dan sederhana dalam mengukur kadar lemak dan obesitas, namun jarang digunakkan. Lingkar leher diketahui berhubungan dengan indeks massa tubuh, lingkar pinggang, dan faktor metabolik, seperti tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara lingkar leher dengan persentase lemak tubuh dan tekanan darah. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian merupakan 48 orang mahasiswa laki-laki Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman berusia 18-23 tahun yang didapatkan melalui consecutive sampling. Lingkar leher diukur dengan menggunakan pita pengukur dengan ketelitian 1 mm. Persentase lemak tubuh diukur dengan metode bioelectrical impedance analysis dan tekanan darah diukur dengan menggunakan sfigmomanometer aneroid. Hasil analisis uji korelasi menunjukkan korelasi yang kuat antara lingkar leher dengan persentase lemak tubuh (p <0,05; r: 0,734), korelasi sedang antara lingkar leher dan tekanan darah sistol (p<0,05; r: 0,518) dan tekanan darah diastol (p<0,05; r: 0,505) dengan arah korelasi positif. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran lingkar leher, maka semakin tinggi persentase lemak tubuh, tekanan darah sistol, dan tekanan darah diastol pada mahasiswa laki-laki Jurusan Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Obesity is a serious worldwide health problem and a risk factor of metabolic syndrome. Neck circumference is a simple and easy method that can be used to measure body fat composition and obesity, but it is rarely used. Neck circumference has been known for its relation to body mass index, waist circumference, and metabolic factors, such as blood pressure. The aim of this study is to know the correlation of neck circumference with body fat percentage and blood pressure. This study used observational analytic method with cross-sectional approach. Forty eight male medical students at Faculty of Medicine Jenderal Soedirman University aged 18-23 participated in this study and were chosen by consecutive sampling method. Neck circumference measured using measuring tape with 1 mm accuracy. Body fat percentage measured using bioelectrical impedance analysis method and blood pressure measured using aneroid sphygmomanometer. Correlation tests revealed that neck circumference had strong positive correlation with body fat percentage (p<0,05; r: 0,734) and moderate positive correlation with systolic blood pressure (p<0,05; r: 0,518) and diastolic blood pressure (p<0,05; r: 0,505). This concluded that the greater neck circumference the higher body fat percentage and blood pressure in male medical students at Faculty of Medicine Jenderal Soedirman University.
Kata kunciLingkar leher, persentase lemak tubuh, tekanan darah sistol, tekanan darah diastol
Pembimbing 1Dr. Agus Prastowo, S. ST, M. Kes, RD
Pembimbing 2dr. Catharina Widiartini, M. Med, ED
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-08-25 05:10:09.310794
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.