Artikel Ilmiah : C1J013020 a.n. DIMAS SAPTOMI

Kembali Update Delete

NIMC1J013020
NamamhsDIMAS SAPTOMI
Judul ArtikelDeterminants of Educated Unemploment Rate in Central Java Province
Abstrak (Bhs. Indonesia) Pengangguran terdidik merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang cukup serius dan menjadi perhatian pemerintah. Bonus demografi Indonesia yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2020-2030 bisa berubah menjadi ancaman apabila permasalahan pengangguran terdidik dan ketersedian lapangan pekerjaan belum teratasi. Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang masih mengalami permasalahan pengangguran terdidik. Meskipun tingkat pengangguran terdidik di Provinsi Jawa Tengah mengalami penurunan dari tahun 2009 sampai 2015, namun besarnya masih diatas tingkat nasional. Hal itu diduga terkait dengan besarnya upah minimum, tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang dimiliki tiap kabupaten/kota.
Metode yang digunakan merupakan metode data kuantitatif. Metode analisis dalam penelitian ini adalah regresi data panel. Variabel bebas dalam penelitian adalah upah minimum, tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Seluruh variabel makroekonomi tersebut digunakan untuk menganalisis pengaruhnya terhadap tingkat pengangguran terdidik di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model yang terbaik adalah model random. Upah minimum dan pertumbuhan ekonomi mempunyai pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terdidik. Sedangkan tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terdidik.
Implikasi dari hasil penelitian ini yang dapat diambil dalam mengembangkan kebijakan adalah upah minimum dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan signifikan terhadap tingkat pengangguran terdidik sehingga pemerintah perlu memperhatikan dalam penentuan upah minimum kabupaten/kota. Pentingnya peran pemerintah dalam menangani masalah pengangguran terdidik melalui penyediaan lapangan kerja. Pemerintah seharusnya mulai memperbanyah sekolah-sekolah kejuruan. Alasan utama dari kebijakan ini adalah untuk meningkatkan jumlah lulusan yang siap kerja. Terutama bagi mereka yang tidak melanjutkan kuliah.
Abtrak (Bhs. Inggris) Educated unemployment is one of the most serious economic issues and the concern of government. Indonesia's demographic bonus predicted to occur in 2020-2030 could turn into a threat if educated unemployment problems and the availability of employment has not been resolved. Central Java is one of the provinces still experiencing the problem of educated unemployment. Although the educated unemployment rate in Central Java Province has decreased from 2009 to 2015, it still above the national average level. It might be caused by minimum wage, inflation rate and economic growth in each regencies/municapilities.
The method in this research is using quantitative data method. These research has been using panel data regression as the analysis technique. The independent variables in the research are minimum wage, inflation rate and economic growth. All macroeconomic variables are used to analyze the effect on educated unemployment rate. Based on the results shows that the best model is random effect. Minimum wage and economic growth has a negative and significant effect on educated unemployment rate. Meanwhile, inflation rate has insignificant effect on educated unemployment rate.
The implication that may imply to improve the policy is that minimum wage and economic growth has significant effect on educated unemployment rate implying that the government needs to pay more attention to decide the regency/city minimum wage and provincial minimum wage. The important role of government to handle the educated unemployment problems by provide the suitable jobs that can absorb them. Government should begin expanding the vocational schools. The main reason for this policy is to increase the graduates who are ready to work, especially among these who do not continue to college.
Kata kuncieducated unemployment rate, minimum wage, inflation rate, economic growth
Pembimbing 1Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D
Pembimbing 2Dr. Dyah Setyorini G, S.E, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-08-17 22:01:41.118907
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.