Artikel Ilmiah : F1A010036 a.n. SITI SHOFIYATUN NAJAH

Kembali Update Delete

NIMF1A010036
NamamhsSITI SHOFIYATUN NAJAH
Judul ArtikelPUDARNYA PENGGUNAAN BAHASA JAWA KRAMA DI KALANGAN REMAJA DESA PRUWATAN, KECAMATAN BUMIAYU, KABUPATEN BREBES

Abstrak (Bhs. Indonesia)Menurut data yang ada, penutur bahasa Jawa di Indonesia adalah sebanyak 75,6 juta jiwa. pada masyarakat Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, penggunaan bahasa Jawa krama pun tidak lagi seperti dulu, dimana setiap individu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, masyarakat Desa Pruwatan lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari, pun ketika mereka berkomunikasi dengan orang yang lebih tua dari dirinya, mereka lebih memilih menggunakan bahasa Indonesia daripada bahasa Jawa krama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja Desa Pruwatan membawa pola interaksi dan cara berfikir yang lebih modern di masyarakat Desa Pruwatan setelah pulang dari sekolah. Penggunaan Bahasa Jawa Krama oleh kalangan remaja Desa Pruwatan mengalami pergeseran dan penurunan tingkat pengguna.Pergeseran dan penurunan penggunaan bahasa Jawa Krama disebabkan remaja Desa Pruwatan telah menggunakan Bahasa Indonesia baku yang didapatkan sewaktu di sekolah.
Kata Kunci : Bahasa Jawa Krama, Remaja, Pergeseran budaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)According to existing data, Javanese speakers in Indonesia are as many as 75.6 million people. In the community of Pruwatan Village, Bumiayu District, the use of Javanese krama is no longer the same as before, where every individual uses it in everyday life. Currently, Pruwatan villagers mostly use Indonesian as a colloquial language, even when they communicate with people older than themselves, they prefer to use Indonesian rather than Javanese krama. The research method used in this research is descriptive qualitative. This research was conducted in Pruwatan Village, Bumiayu District. The results showed that the Pruwatan Village teenager brought a more modern pattern of interaction and ways of thinking in the community of Pruwatan Village after returning from school. . The use of Javanese Krama by teenagers of Pruwatan Village has shifted and decreased the user level. The shift and decrease of Javanese Krama usage caused the adolescent of Pruwatan Village to have used standard Indonesian language obtained in school.
Kata kunciKata Kunci : Bahasa Jawa Krama, Remaja, Pergeseran budaya.
Pembimbing 1Drs. Dalhar Shodiq, M.Si
Pembimbing 2Dra. Sotyania Wardhianna, M.Si
Pembimbing 3Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2017-08-15 22:31:34.049975
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.