Artikel Ilmiah : F1D012061 a.n. HANIFAH KAMIL MA'RUF
| NIM | F1D012061 |
|---|---|
| Namamhs | HANIFAH KAMIL MA'RUF |
| Judul Artikel | ASPIRASI POLITIK KIAI PESANTREN TERHADAP DINAMIKA RELASI KEKUASAAN DI KABUPATEN BANYUMAS PASCA KHITTAH NAHDLATUL ULAMA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang aspirasi politik kiai terhadap dinamika relasi kekuasaan di Kabupaten Banyumas pasca khittah NU. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini juga menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif, dalam model analisis interaktif Miles dan Huberman. Penelitian ini berfokus untuk menjelaskan tentang aspirasi politik kiaiterhadap relasi kekuasaan di Kabupaten Banyumas dan melihat sejauh mana ideologi politik Islam dalam mempengaruhi aspirasi politik kiai di Kabupaten Banyumas. Sasaran penelitian ini adalah tiga kiai di Kabupaten Banyumas yaitu KH. Ahmad Sobri (Pondok Pesantren Al Falah), KH. Chariri Sofa (Pondok Pesantren Darussalam), dan KH. Zuhrul Anam Hisyam (Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy) dan beberapa aktor yang terkait. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam kemudian divalidasi dengan metode trianggulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kiai memiliki peran penting dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat. Kiai tidak hanya sebagai pemangku budaya, kiai juga sebagai political broker. Di mana kiai mempunyai andil besar dalam kehidupan sosial politik masyarakatnya. Khittah NU 1926 membuka ruang bagi para kiai untuk bebas menentukan pandangan politiknya. Kiai di Kabupaten Banyumas memiliki hubungan yang cukup baik dengan pemerintah baik secara langsung ataupun tidak langsung. Dalam studi ini, tiga kiai tersebut sangat memiliki hubungan yang cukup dekat dengan pemerintah. Kedekatan kiai dengan pemerintah tidak membuat kiai terpengaruh dengan kehidupan politik/duniawi. Dalam setiap pengambilan keputusan, kiai tidak melepaskan nila-nilai ke-Islaman yang telah tertanam di dalam diri kiai |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to describe the kiai's political aspirations to the dynamics of power relations in Banyumas Regency after the Khittah NU. This research uses qualitative research method with constructivism paradigm and phenomenology approach. This research also uses descriptive qualitative analysis techniques, in Miles and Huberman interactive analysis model. This study focuses on explaining the kiai's political aspirations on power relations in Banyumas regency and looking at the extent of Islamic political ideology in influencing the kiai's political aspirations in Banyumas district. The target of this research is three kiai in Banyumas Regency that is KH. Ahmad Sobri (Al Falah Islamic Boarding School), KH. Chariri Sofa (Darussalam Islamic Boarding School), and KH. Zuhrul Anam Hisyam (At Taujieh Al Islamy Islamic Boarding School) and several related actors. Selection of informants using purposive sampling technique and snowball sampling. Data collection using in-depth interviews is then validated by data triangulation method. The results of this study indicate that kiai have an important role in all aspects of community life.Kiai not only as cultural stakeholders, but kiai also as a political broker.In here kiai have a big share in the socio-political life of their community. Khittah NU 1926 opened space for the kiai to freely determine his political views. Kiai in Banyumas Regency has a good relationship with the government either directly or indirectly. In this study, the three kiai are very close to the government. The kiai's closeness to the government does not make the kiai affected by political/worldly life. In any decision-making, the kiai does not release the Islamic values that have been embedded within the kiai. |
| Kata kunci | Kiai, Aspirasi Politik, Khittah NU |
| Pembimbing 1 | Ahmad Rofik S. Sos., M.A |
| Pembimbing 2 | Dr. Luthfi Makhasin S.IP., M.A |
| Pembimbing 3 | Drs. Bambang Suswanto M. Si |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 25 |
| Tgl. Entri | 2017-08-15 17:14:23.587273 |