Artikel Ilmiah : A1C013031 a.n. AULIA INDILLAH

Kembali Update Delete

NIMA1C013031
NamamhsAULIA INDILLAH
Judul ArtikelANALISIS PERMINTAAN TAHU PADA RUMAH TANGGA DI DAERAH PERKOTAAN KABUPATEN KUNINGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah perkotaan Kabupaten Kuningan merupakan daerah yang banyak memproduksi tahu di Kabupaten Kuningan. Konsumsi tahu rata-rata per kapita masyarakat Kabupaten Kuningan pada tahun 2013 sebesar 0,14 kg per kapita sedangkan tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 0,16 kg per kapita, maka perlu dianalisis permintaan tahu di daerah perkotaan Kabupaten Kuningan sehingga dapat memprediksi kebutuhan konsumen akan tahu dan mengetahui dampak apabila terjadi perubahan harga dan pendapatan terhadap tingkat konsumsi dan permintaan tahu. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui karakteristik konsumen tahu di daerah perkotaan Kabupaten Kuningan; 2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan tahu di daerah perkotaan Kabupaten Kuningan; 3) Menghitung elastisitas permintaan tahu di daerah perkotaan Kabupaten Kuningan. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multistage cluster sampling terhadap 80 konsumen di Kecamatan Kuningan (Kelurahan Kuningan, Kelurahan Winduhaji, dan Desa Karangtawang). Data penelitian berupa data primer dan data sekunder diperoleh melalui wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2017 dengan sasaran penelitian adalah konsumen rumah tangga tahu. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, dan elastisitas permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik konsumen tahu di Kuningan mayoritas berprofesi sebagai ibu rumah tangga, berjenis kelamin perempuan, kisaran usia antara 41 sampai dengan 50 tahun, telah menyelesaikan pendidikan akhir tamat SMA/SMK, memiliki jumlah pendapatan rumah tangga lebih dari sama dengan Rp5.000.000,00 per bulan, memiliki jumlah anggota keluarga dalam rumah tangga sebesar 4 orang, melakukan pembelian dengan frekuensi 12 kali per bulan, dan tempat pembelian tahu konsumen adalah pasar tradisional. Faktor-faktor yang secara nyata mempengaruhi permintaan tahu di daerah perkotaan Kabupaten Kuningan adalah harga tahu itu sendiri, harga telur, dan jumlah anggota keluarga. Elastisitas permintaan tahu bersifat inelastis, elastisitas silang menunjukkan bahwa tahu merupakan barang pengganti tempe dan telur, serta barang pelengkap daging ayam, dan elastisitas pendapatan menunjukkan bahwa tahu merupakan barang normal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The urban area of Kuningan Regency is a region that produces many tofu in Kuningan Regency. The average tofu consumption per capita of Kuningan regency in 2013 was mounted to 0.14 kg per capita while in 2014 increased to 0.16 kg per capita, it is necessary to analyze the factors that influence the demand of tofu in urban area of Kuningan Regency so that it can predict the needs of the community about tofu and know the impact if there is a change of price and income to the level of consumption and demand of tofu. This study aims to: 1) Knowing the characteristics of tofu consumers in urban areas of Kuningan regency; 2) Analyzing the factors that influence tofu in urban area of Kuningan Regency; 3) Calculating the elasticity of tofu demand in urban areas of Kuningan Regency. The sampling method was done by using multistage cluster sampling on 80 consuments in Kuningan districts (Kuningan Villages, Winduhaji Villages, and Karangtwang Villages). The research data in the form of primary data and secondary data was obtained through interviews, questionnaires and literature. The research was conducted in February 2017 with the objective of the study being household tofu consumers. Data analysis is descriptive analysis, multiple linear regression analysis, and the elasticity of demand.The results showed that the characteristics of tofu consumers in Kuningan the majority of professions as housewives, females, age range between 41 to 50 years, have completed the final education completed high school / vocational school, has the amount of household income more than equal to Rp5.000.000,00 per month, has 4 household members in the household, purchases tofu 12 times per month, and where to buy tofu is from the traditional market. Factors that significantly affect the demand for tofu in urban areas of Kuningan Regency are the price of tofu itself, the price of eggs, and the number of family members. The elasticity of tofu demand is inelastic, cross elasticity indicates that tofu is a substitute for fermented soybean and eggs, as well as complementary items of chicken meat, and income elasticity indicates that tofu is a normal good.
Kata kuncitahu, analisis permintaan, elastisitas permintaan
Pembimbing 1Ir. Tatang Widjojoko, M.P.
Pembimbing 2Akhmad Rizqul Karim, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman1
Tgl. Entri2017-08-15 14:48:13.878006
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.