Artikel Ilmiah : F1B111027 a.n. SUNU YUNITA REJEKI

Kembali Update Delete

NIMF1B111027
NamamhsSUNU YUNITA REJEKI
Judul ArtikelIMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMAL
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pendidikan merupakan kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia yang harus dipenuhi. Jenjang pendidikan di Indonesia terdiri atas pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini sudah diakui oleh dunia international yang tertuang pada Education For All Declaration, pada konferensi UNESCO di Thailand. Kabupaten Banyumas merupakan salah satu Kabupaten yang menyelenggarakan PAUD dengan peningkatan lembaga PAUD yang cukup pesat setiap tahunnya. Namun dalam penyelenggaraannya masi belum berjalan secara optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Anak Usia Dini di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak usia nol sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Penelitian ini dengan menggunakan teori Ripley, metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dengan narasumber. Sumber data primer adalah wawancara. Sedangkan sumber data sekunder adalah kebijakan, arsip, pemberitaan dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif, dimulai dari tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teori Ripley.
Implementasi standar pelayanan minimal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Kembaran menurut perspektif complience berjalan sesuai dengan standar pelayanan minimal yang telah dientukan, namun belum spenuhnya semua aspek terpenuhi. Dalam perspektif what’s happening, yang paling mendukung implementasi PAUD di Kecamatan Kembaran adalah variabel disposisi atau sikap. Dalam pelaksanaan pembelajaran PAUD tidak hanya komitmen para pendidik yang dibutuhkan melainkan dilihat juga dari mutu atau kualitas para pendidik tersebut. Lembaga PAUD mendukung hal ini dengan cara membuat rencana program pembelajaran yang mudah diikuti dan diterapkan dalam berbagai kondisi siswa. Serta memberikan pelatihan bagi tenaga pengajarnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)Education is the basic needs for human life that had to be fulfilled. The level of education in Indonesia consists of education at early childhood education (PAUD), primary education, junior and senior secondary education, and higher education. Awareness of the importance of early childhood education have been acknowledged by the worldwide stated in Education for All Declaration, at the UNESCO conference in Thailand. Banyumas Regency is one of the districts that implements PAUD with a rapid improvement in PAUD institutions every year. However, its implementation does not run optimally.
The aim of this study is to find out the implementation of Minimum Service Standards for Early Childhood Education in Kembaran Subdistrict, Banyumas Regency. Early Childhood Education policy is a development effort addressed to children aged zero up to six years old which is done through the provision of stimuli education to help their growth along with physical and spiritual development so as to have a readiness to enter the next education levels.
This study used the Ripley theory and qualitative research methodology. The technique of collecting the data was done by interviewing the informant of the study. The primary data source was an interview. While the secondary data sources were the policies, archive, preaching and literature study. The technique of data analysis used an interactive analysis technique starting from the stage of data collection, data condensation, data presentation, verification, and the withdrawal of a conclusion by using the Ripley theory.
The implementation of Minimum Service Standards for Early Childhood Education in Kembaran Subdistrict from the complience perspective ran in accordance with the Minimum Service Standards but all aspects have not fully fulfilled. In perspective of what’s happening, the most supportive thing during the implementation of PAUD in Kembaran Subdistrict was the disposition variable or attitude. In the implementation of PAUD learning process not only was the educators’ commitment required but also the educators’ quality as well. PAUD Institutions supported this by planning a learning program which was easy to follow or understand and applied in every student’s conditions, and also giving a training for the educators.
Kata kunciImplementasi, PAUD, Standar Pelayanan Minimal
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si
Pembimbing 2Drs. Moh. Imron, M.Si
Pembimbing 3Dr. Sukarso, M.Si
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-08-15 14:11:55.108007
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.