Artikel Ilmiah : F1A013095 a.n. HANINDYA TRIASI FIRMADHANI

Kembali Update Delete

NIMF1A013095
NamamhsHANINDYA TRIASI FIRMADHANI
Judul ArtikelPemaknaan Tradisi Grebeg Suran oleh Masyarakat Desa Karangmangu Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tradisi Grebeg Suran merupakan kegiatan yang sudah ada di Baturraden sejak dulu yang dilaksanakan pada Bulan Sura yang bertujuan untuk Tolak Bala dengan cara bermacam- macam seperti Ruwat Bumi, dan upacara selamatan dimakam leluhur. Sedekah bumi adalah semacam upacara atau jenis kegiatan yang intinya untuk mengingat kepada Sang Pencipta yang telah memberikan rahmatNya kepada manusia di muka bumi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sasaran utama pada penelitian ini adalah Masyarakat Desa Karangmangu yang terlibat dalam Tradisi Grebeg Suran dengan Lokasi di Lokawisata Baturraden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan atau observasi, berperan serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tradisi ini secara rutin diselenggarakan pada bulan sura. Rangkaian acara seperti arak-arakan, Festival Tenong, Gunungan, Rebut Gunungan, Tumpengan, Larung Sesaji, Wedhus Kendit, dan Pagelaran Wayang Kulit yang setiap acara berisi filosofi makna terkandung didalamnya yang dapat disimpulkan bahwa sebagai makhluk hidup harus hidup saling berbagi, saling menjaga dan mengucap syukur, dengan doa yang disertakan pada Tuhan agar diberi keberkahan dan keselamatan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Banyumas yang menjadi acara festival budaya setiap tahunnya sehingga adanya pergeseran nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut menjadi pengembangan pariwisata Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tradition of Grebeg Suran are the events that had been around since long time ago in Baturraden, that events was held in month of Sura, the aimed is to avoid misfortune ( Tolak Bala ) the kind of activities such as Ruwat Bumi, and thanksgiving ceremony in Ancestral tomb. The alms earth (Sedekah Bumi) is kind of ceremony or the activity that have the main purpose for people to remember their God, Who always gave mercy to all human being on this planet. The writer used Qualitative research methodology to analyze the data, and main objective of this research are villagers of Karangmangu who involved in that tradition, Grebeg suran, which located in Baturraden. Data collection was carried out by means of observation, participate, deep interviews, and documentation. This tradition routinely held on the month of Sura. The series of events such as procession (arak-arakan), Tenong festival, Gunungan, Rebut Gunungan, Tumpengan, Larung Sesaji, Wedhus Kendit, and the performances of leather puppet ( Wayang Kulit), each ceremony have a philosophy that cointain therein, we can colclude that as living creatures have to be sharing, maintaining, and grateful to God, in order to being blessed and protected by God. The event was held by the district government of Banyumas which be culture festival in every year, this tradition shifting value that contained in the tradition switch development of tourism in Banyumas.
Kata kunciMakna, Tradisi, Budaya dan Pariwisata
Pembimbing 1Drs. Muslihudin, M.Si
Pembimbing 2Drs. Nalfaridas.B, M.Hum
Pembimbing 3Dr. Jarot Santoso, MS
Tahun2017
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2017-08-14 19:06:02.737234
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.