Artikel Ilmiah : E1A010015 a.n. NURUL FITRIANI
| NIM | E1A010015 |
|---|---|
| Namamhs | NURUL FITRIANI |
| Judul Artikel | PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA PASCA BERLAKUNYA UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2011 TENTANG BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembentukan Undang-Undang tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) ini merupakan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Undang-Undang BPJS ini merupakan pelaksanaan dari Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 52 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional yang mengamanatkan pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan transformasi kelembagaan PT Askes (Persero), PT Jamsostek (Persero), PT TASPEN (Persero), dan PT ASABRI (Persero) menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Transformasi tersebut diikuti adanya pengalihan peserta, program, aset dan liabilitas, pegawai, serta hak dan kewajiban. Metode penelitian yang digunakan yuridis normatif. Penelitian dengan metode yuridis normatif yaitu penelitian yang mengkonsepkan hukum sebagai apa yang tertulis dalam peraturan perundang-undangan (laws in book). Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perlindungan tenaga kerja di Indonesia pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Perlindungan tenga kerja pasca berlakunya Undang-Undang BPJS tidak jauh beda dengan yang diatur dalam Undang-Undang Jamsostek, program yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjan masih menggunakan program yang ada dalam Jamsostek. Undang-Undang BPJS Ketenagakerjaan berfungsi menyelenggarakan empat program, yaitu Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Program Jaminan Hari Tua, Program Jaminan Pensiun, Dan Program Jaminan Kematian. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The establishment of Law on Social Security Administering Body (BPJS) is the implementation of Law Number 40 of 2004 on National Social Security System. This BPJS Act is the implementation of Article 5 paragraph (1) and Article 52 of Law Number 40 Year 2004 regarding National Social Security System which mandates the establishment of Social Security Administering Board and institutional transformation of PT Askes (Persero), PT Jamsostek (Persero) , PT TASPEN (Persero), and PT ASABRI (Persero) become the Social Security Administering Body. The transformation was followed by the transfer of participants, programs, assets and liabilities, employees, and rights and obligations. The research method used normative juridical. Research with normative juridical method that is research that conceptualize law as what is written in rule of law (laws in book). The purpose of research to find out how the protection of workers in Indonesia after the enactment of Law No. 24 of 2011 on the Social Security Administering Agency. Protection of post-employment post-enactment of the BPJS Act is not much different from that set in the Social Security Act, the program provided by the BPJS Employment still use the existing programs in Jamsostek. BPJS Act Employment serves four programs, namely Work Accident Insurance Program, Old Age Guarantee Program, Pension Guarantee Program, And Death Guarantee Program. Keywords: Labor Protection. |
| Kata kunci | Tenaga Kerja |
| Pembimbing 1 | Dr. Kartono S.H., M.H |
| Pembimbing 2 | Dr. Siti Kunarti S.H., M.H |
| Pembimbing 3 | Sri Wahyu Handayani S.H., M.H |
| Tahun | 2010 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2017-08-14 15:11:24.031425 |